"Rencananya sosialisasi serta Bimbingan teknis terkait penanggulangan penyakit menular langsung baik TB maupun kusta akan kita gelar di beberapa kecamatan guna mengurangai angka penderita TB maupun Kusta," jelas Ahmad.

Tanjung, (Antaranews Kalsel) - Sebanyak 40 warga Desa Kambitin Raya Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, mengikuti desiminasi informasi bimbingan teknis penanggulangan penyakit menular tuberkulosis (TB) yang dilaksanakan Dinas Kesehatan setempat.


Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Tabalong, Ahmad Rivai di Tanjung, Selasa mengatakan bimbingan teknis (Bintek) terkait penyakit Tuberkulosis (TB) bagi masyarakat diharapkan bisa mengurangi angka penderita TB di Bumi Saraba Kawa ini.

"Rencananya sosialisasi serta Bimbingan teknis terkait penanggulangan penyakit menular langsung baik TB maupun kusta akan kita gelar di beberapa kecamatan guna mengurangai angka penderita TB maupun Kusta," jelas Ahmad.

Di Puskesmas Hikun termasuk diantaranya Desa Kambitin Raya jumlah penderita penyakit TB cukup banyak karena itu kegiatan bintek penanggulangan penyakit menular ini perlu dilaksanakan bagi aparat desa maupun petugas kesehatannya.

Kegiatan bintek bagi warga Desa Kambitin disampaikan oleh Kepala Seksi Penanggulangan Penyakit, Taufik dan dan pengelola TB, Ahirudin yang memaparkan terkait penanggulangan TB maupun pencegahannya.

Sebagai penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang dikenal dengan nama Mycobacterium tuberkulosis, menurut Ahirudin, penyebab penyakit TB dipicu perilaku dan lingkungan hidup yang tidak sehat.

"Untuk mengurangi angka penderita TB kita perlu memutus mata rantai penularan termasuk pelatihan tenaga kesehatan serta sosialisasi penyebarluasan informasi terkait penyakit ini," jelas Ahirudin.

Penderita TB sendiri baru bisa terdeteksi setelah dilakukan pemeriksaan dahak suspek TB dengan gejala lain berupa batuk bercampur darah, sesak nafas dan nyeri dada.

  Saat ini jumlah penderita TB di Tabalong dengan Bakteri Tahan Asam (BTA) positif mencapai 155 orang dengan kasus terbanyak ditemukan di Puskesmas Hikun dan Mabuun masing-masing 21 orang.



Pewarta: Herlina Lasmianti
: Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026