Menurut Fajeri, rancangan akhir RKPD 2016 telah disepakati seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), dalam bidang sosial budaya, infrastruktur dan tata ruang serta bidang ekonomi dengan nil

Amuntai, Kalsel, (Antaranews Kalsel) - Pada 2016 Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, bakal melaksanakan 478 program pembangunan dengan dana sebesar Rp578,9 miliar.


Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Fajeri Rifani di Amuntai Rabu, mengatakan, seluruh program kerja tersebut diputuskan dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) untuk 2016.

Menurut Fajeri, rancangan akhir RKPD 2016 telah disepakati seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), dalam bidang sosial budaya, infrastruktur dan tata ruang serta bidang ekonomi dengan nilai anggaran mencapai Rp578,9 miliar.

Fajeri memaparkan, program kerja yang diusulkan SKPD dan kecamatan untuk 2016 setelah diverifikasi, dan berjumlah 478 program dan 1.378 kegiatan, dengan alokasi anggaran sekitar Rp579 miliar lebih.

"Jumlah anggaran ini meningkat sekitar Rp74 miliar dibanding anggaran 2015," imbuhnya.

Ia merinci, bidang ekonomi dianggarkan Rp58 miliar meningkat Rp7 miliar. Bidang sosial budaya dianggarkan Rp314 miliar atau meningkat Rp42 miliar, dan bidang infrastruktur dan tata ruang dianggarkan Rp206 miliar lebih atau meningkat Rp23 miliar dibanding 2015.

Musrenbang yang dilaksanakan di Aula Bappeda, dipimpin Wakil Bupati Husairi Abdi, dihadiri ketua DPRD Sahrujani dan anggota DPRD, Forum pimpinan daerah, pejabat Bappeda Kalimantan Selatan, Ketua PKK, pimpinan SKPD, camat, lurah, perwakilan dunia usaha dan perbankan.

Kepala Bappeda mengatakan pembahasan RKPD 2016 meliputi isu-isu strategis daerah, prioritas dan sasaran pembangunan serta capaian kinerja pemerintah daerah.

"Rumusan hasil musrenbang sudah disepakati oleh semua SKPD, lembaga legislatif, tokoh masyarakat dan stakeholder lainnya" Ujar Fajeri.

Tema yang diusung pada kegiatan Musrenbang RKPD, kata dia, memperkuat ekonomi daerah dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) untuk mewujudkan masyarakat Hulu Sungai Utara yang lebih sejahtera.

Sesuai tema itu, lanjut dia, sasaran pembangunan di 2016, berupaya meningkatkan pendapatan perkapita masyarakat, pertumbuhan ekonomi yang lebih baik, terbangunnya struktur ekonomi yang bisa meningkatkan nilai tambah perekonomian dan terserapnya tenaga kerja.

"Pertumbuhan IPM juga mengindikasikan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan dan kesehatan," kata Fajeri.

Pemilihan tema ini, kata dia, juga terkait kebijakan Pemerintah provinsi Kalsel pada 2016 yang menetapkan tema pembahasan RKPD 2016 Melanjutkan Peningkatan Pencapaian Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat.

Dikatakan, jika rencana kerja (Renja) yang diusulkan SKPD, pada musrenbang RKPD, merupakan hasil penyusunan program kerja yang berasal dari usulan musrenbang tingkat desa dan kecamatan.

"Jadi program yang di susun murni berasal dari usulan masyarakat" tandasnya.

Kepala Bappeda juga menjelaskan usulan Renja SKPD kali ini, juga dilampiri draf rencana kerja anggaran, sehingga pengalokasian anggarannya lebih jelas dan terarah.

Dikatakan, melalui usulan program kerja ini dicantumkan nilai anggaran berupa pagu indikatif yang kedepan nominalnya masih bisa berubah tergantung pendapatan daerah tahun ini.***3***

(T.U004/B/H005/H005) 11-03-2015 20:11:43

Pewarta: Ulul Maskuriah
: Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026