"Kami ke Polresta melaporkan perbuatannya yang telah mengancaman karyawan bagian IT," tutur seorang karyawan PDAM yang tidak mau menyebutkan namanya saat melaporkan kasus tersebut, Minggu.
Ia mengatakan, kejadian itu terjadi pada Sabtu (14/2) sore sekitar pukul 17.30 Wita dimana pria yang diduga karyawan yang dilaporkan berinisial AN warga Kelayan (karyawan tetap PDAM) itu datang ke kantor diduga dalam keadaan mabuk.
Saat itu AN diperkirakan membawa sanjata tajam dan melakukan pengancaman terhadap karyawan PDAM bagian IT saat mereka sedang bekerja di kantor.
Bukan itu saja AN selain melakukan pengancam juga melakukan pengerusakan dengan memecah kaca loket dan pot kembang di PDAM Bandarmasih itu.
"AN itu memecahkan kaca loket dan pot bunga, apalagi pot bunga tersebut merupakan sewaan," tutur pria berjanggut itu saat di Polresta Banjarmasin.
Dikatakannya, AN mengamuk di kantor diperkirakan karena masalah belum adanya pembayaran uang lembur dari pihak PDAM padahal bukan hanya dia saja yang belum dibayar tapi semua rata belum dilakukan pembayaran.
Atas perbuatan AN yang juga seorang karyawan tetap PDAM Bandarmasih bagian operasional itu pihaknya melakukan jalur hukum untuk menyelesaikan perbuatan tersebut karena sudah melakukan pengancaman dan pengerusakan di kantor.
Pewarta: Gunawan WibisonoEditor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.