Kami menginstruksikan kepala sekolah meliburkan aktivitas belajar mengajar jika kebanjiran sejak Senin,"Martapura, (Antaranews Kalsel) - Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, meliburkan puluhan sekolah dari aktivitas belajar mengajar akibat terendam air dengan ketinggian bervariasi.
"Kami menginstruksikan kepala sekolah meliburkan aktivitas belajar mengajar jika kebanjiran sejak Senin," ujar Kepala Dinas Pendidikan Banjar, Ruspan Noor di Martapura, Kamis.
Ia mengatakan, jumlah sekolah yang diliburkan akibat terendam air dengan ketinggian bervariasi antara 10 hingga 50 centimeter sebanyak 24 sekolah berbagai jenjang.
Disebutkan, sekolah yang terendam air paling banyak sekolah dasar dan sederajat yang tersebar pada empat kecamatan yakni Martapura, Astambul, Martapura Barat dan Martapura Timur.
"Ketinggian air sampai merendam lantai ruang kelas sehingga belajar mengajar terganggu dan diputuskan meliburkan sekolah," ucap Ruspan didampingi Kabid Sarpras Sawiyan.
Menurut dia, kebijakan meliburkan sekolah bersifat situasional tergantung kondisi sekolah. Jika air surut dan tidak menggenangi sekolah maka aktivitas belajar mengajar dilanjutkan.
"Saat ini, sebagian sekolah sudah tidak terendam air sehingga aktivitas belajar mengajar dilanjutkan. Namun, jika air kembali merendam sekolah maka bisa diliburkan lagi," ujarnya.
Dikatakan, kebijakan meliburkan sekolah tidak diberlakukan sama antar setiap sekolah yang kebanjiran karena tergantung ketinggian air hujan yang merendam lingkungan sekolah.
"Ada sekolah yang seluruh siswa diliburkan, ada pula yang sebagian saja misalnya kelas 1 hingga kelas 3, sedangkan kelas 4 hingga kelas 6 tetap masuk sekolah," jelasnya.
Kepala UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Martapura Timur dan Barat, Basuni mengatakan, sejumlah sekolah masih terandam air dengan ketinggian yang bervariasi.
Disebutkan, SMPN 2 Pekauman kebanjiran dengan tinggi air mencapai 50 centi meter, juga SDN Pematang Baru yang terendam sedalam 40 centi meter termasuk badan jalan.
"Kondisinya sudah mulai surut dibanding dua hari yang lalu, tetapi jika hujan turun, ketinggian air bisa kembali nailk dan merendam sekolah," katanya.
Pewarta: Yose RizalEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.