Saya berharap dengan dilantiknya saudara saudari dapat memberi warna yang baru melalui inovasi-inovasi yang mendukung penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Barito Kuala dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan,Marabahan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Pemkab Batola), Kalimantan Selatan akhir merealisasikan hasil perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), setelah Wakil Bupati Batola H Rahmadian Noor melantik dan menyumpah 72 PPPK, Jum'at (26/2) pagi.
72 PPPK dilantik, disumpah dan menerima SK, di Aula Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Batola itu terdiri 43 tenaga guru dan 29 tenaga penyuluh.
Pada pelantikan dan pengambilan sumpah 72 pegawai PPPK itu dihadiri Asisten Bidang Administrasi Umum M Anthony, Kepala BKPP Akhmad Mawarni, Kepala Disdik Sumardji, Kepala Inspektorat Ismet Zulfikar, Kepala BPKAD Samson, dan Kepala Distan TPH Murniati.
Wabup Batola Rahmadian Noor mengatakan, prosesi pengambilan sumpah dan janji selain merupakan momen penting dan bersejarah PPPK juga menuntut tanggungjawab yang besar yang wajib dilaksanakan.
Wabup yang akrap disapa pak Rahmadi menyatakan, meskipun masa hubungan perjanjian hanya dibatasi satu tahun dan dapat diperpanjangan sesuai kebutuhan berdasarkan penilaian kinerja, namun diharapkan tidak mengurangi rasa syukur dan tidak menyurutkan semangat untuk terus berkarya demi kemajuan dan kemaslahatan masyarakat.
Terlebih saat ini masih berada dalam masa pandemi COVID-19, sebut dia, sangat perlu adanya inovasi baru dalam pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing.
“Saya berharap dengan dilantiknya saudara saudari dapat memberi warna yang baru melalui inovasi-inovasi yang mendukung penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Barito Kuala dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan,” harap wabup.
Kepada guru, wabup yang pernah menjadi anggota DPRD Batola itu berpesan, untuk terus meningkatkan kreativitas dalam memberikan pembelajaran secara daring agar para siswa dapat terus bersemangat dalam belajar dan menuntut ilmu.
Sementara kepada para penyuluh, dia berharap, untuk terus memberikan arahan dan bimbingan penyuluhan dan pelatihan kepada para petani agar menjadi petani yang berdikari serta penyokong bagi masyarakat di Batola.
Sebelumnya, Kepala BKPP Batola Akhmad Mawarni menerangkan, sebetulnya peserta yang lulus dan diusulkan menjadi PPPK serta mendapat pertimbangan teknis dan nomor induk dari Kanreg VIII BKN Bamjarmasin berjumlah 73 orang terdiri 43 tenaga guru dan 30 tenaga penyuluh.
Namun, jelas dia, pada tanggal 5 Pebruari 2021 atas nama Rahmat Sukarna dengan jabatan penyuluh pertanian meninggal dunia sehingga PPPK yang menerima Surat Keputusan Pengangkatan dan mengikuti pelantikan hanya 72 orang.
Pewarta: AriantoEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.