Pelaihari, (Antaranews Kalsel) - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Tanah Laut (Bappeda Tala), Kalimantan Selatan, Ahmad Nizar mengatakan, penerimaan dana alokasi khusus (DAK) Kabupaten Tanah Laut tahun 2015 meningkat dibanding DAK tahun 2014.


"Pada tahun 2015 terjadi kenaikan perolehan dana alokasi khusus (DAK) dari tahun 2014 lalu. Pada tahun 2015 kita memperoleh sebesar Rp 35,716 miliar, sedangkan 2014 sebesar Rp 23,718 miliar," ujar Ahmad Nizar, saat pemaparan di Gadung Sarantang Saruntung Kantor Bupati Tanah Laut, di Pelaihari, Selasa (13/1).

Menurutnya, pada tahun 2015 ada enam bidang yang mendapatkan DAK dari pemerintah pusat, keenam bidang itu adalah, bidang irigasi, bidang sanitasi, bidang jalan, bidang kelautan dan perikanan, bidang lingkungan hidup dan bidang kehutanan.

"Untuk bidang irigasi besar perolehan DAK sebesar Rp 3,417 miliar, bidang sanitasi sebesar Rp 2,235 miliar, bidang jalan sebesar Rp 20,409 miliar, bidang kelautan dan perikanan sebesar Rp 4,162 miliar, bidang lingkungan hidup sebesar Rp 2,765 miliar dan bidang kehutanan sebesar Rp 2,726 miliar," terangnya.

Diutarakan Ahmad Nizar, dengan kenaikan perolehan DAK tersebut, tentunya kinerja maupun target yang sebelumnya masih belum optimal, maka di tahun anggaran 2015 lebih ditingkatkan lagi.

"Selain menperoleh DAK, Kabupaten Tanah Laut juga mendapatkan dana tugas pembantuan dan urusan bersama," sebutnya.

Untuk dana tugas pembantuan tahun 2014, jelas dia, Kabupaten Tanah Laut mendapatkan dana sebesar Rp 18,873 miliar dan dana urusan bersama mendapatkan dana sebesar Rp 6,008 miliar.

"Ada sembilan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang mendapatkan dan tugas pembantuan dan dua SKPD mendpatkan dana urusan bersama," tegasnya.

Lebih lanjut dia mengemukakan, untuk dana pembantuan terealisasi sebesar 53,59 persen dari jumlah dana yang dikucurkan sebesar Rp 18,873 miliar.

"Sedangkan dana urusan bersama terealisasi sebesar 64,64 persen dari dana yang dikucurkan sebesar Rp 6,008 miliar," tandasnya.


Pewarta: Arianto
Editor : Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026