"Harapan kita kinerja DPRD Kalsel pada 2015 lebih baik dari tahun-tahun lalu, baik secara kelembagaan maupun personel anggota dewan," ujarnya di Banjarmasin, Senin.
"Karenanya kita akan terus membenahi alat kelengkapan dewan (AKD), sehingga bisa berperan lebih maksimal dalam melaksanakan tugas dan fungsi sesuai pembidangan masing-masing," lanjutnya.
Begitu pula anggota dewan dapat melaksanakan tugas dan fungsi sebagai wakil rakyat, untuk menampung, menyalurkan dan memperjuangn aspirasi konstituennya, tambah anggota DPRD Kalsel empat periode itu.
Politisi senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) itu menerangkan, salah satu upaya untuk peningkatan atau perbaikan kinerja DPRD Kalsel 2014 - 2019, mengatur kunjungan kerja (kunker) secara bergiliran.
"Dengan pengaturan kunker bergiliran itu, kita harapkan agar anggota dewan yang tidak mengikuti kunker bisa tetap datang atau berhadir di `Rumah Banjar` (Gedung DPRD Kalsel) bila tak ada kegiatan penting," katanya.
"Bagi yang tidak kunker, baik ke luar maupun dalam daerah bisa melakukan kegiatan lain melalui AKD masing-masing, misalnya rapat komisi sesuai pembidangan," tegasnya.
Ia menambahkan, upaya lain peningkatan kinerja tersebut melalui peran aktif dari Dewan Kehormatan (BK) DPRD Kalsel sebagai pengawal atas pelaksanaan Peraturan Tata Tertib (Tatib) dan Kode Etik anggota dewan.
Mengenai tugas legislasi, wakil rakyat yang menyandang gelar sarjana hukum, serta magister ilmu hukum dan kenotariatan itu, mengatakan, hal tersebut sedang dalam perumusan Badan Lengsilatif (Banleg) DPRD Kalsel.
Memang pada penghujung masa jabatan DPRD Kalsel 2009 - 2014, ungkapnya, Banleg lembaga legislatif tersebut sudah menyusun/membuat Program Legislasi Daerah (Prolegda) Kalsel tahun 2015 yang akan membahas beberapa Raperda.
"Untuk menindak lanjuti Prolegda 2015 tersebut, Banleg melakukan pembahasan terlebih dahulu. Karena pada tiga bulan awal masa jabatan DPRD Kalsel 2014 - 2019 tidak ada Raperda yang mesti dibahas," demikian Muhaimin.
Pewarta: Syamsuddin Hasan: Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.