Tanjung,  (AntaranewsKalsel) - Sembilan program unggulan pemerintah Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, dipastikan mengikuti ajang penilaian otonomi awards yang The Jawa Pos Institute of Pro-Otonomi (JPIP).

Menurut pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK) program unggulan untuk JPIP Kurniawan Basuki di Tanjung, Senin, sembilan program unggulan yang mengikuti ajang otonomi award diantaranya program penciptaan wira usaha baru.

Program penciptaan wira usaha baru tersebut oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan program pembukaan kawasan daerah terpencil yang dilaksanakan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana (BPMKB).

"Rencananya malam ini (Senin malam)akan digelar penganugerahan otonomi award bagi kabupaten/kota yang dinilai berprestasi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan Tabalong sendiri mengikutkan sembilan program unggulan," jelas Kurniawan.

Program unggulan lainnya yang diikutkan dalam ajang ini yakni pos penyelesaian masalah pertanahan (Posko Manatahan), reaksi cepat

pengangan kerusakan jalan, integrasi sapi sawit, jamban swadaya masyarakat (Jawara), Jikamaka dan integrasi sapi sawit.

Termasuk tradisi makan bataman bakipas pangeran dan pelayanan kesehatan desa terpencil (Yankes Dacil) juga menjadi program unggulan yang masuk dalam penilaian JPIP.

Program Yankes Dacil oleh Dinas Kesehatan masuk dalam parameter pelayanan publik untuk penilaian JPIP termasuk reaksi cepat penanganan kerusakan jalan di Dinas Pekerjaan Umum.

Dalam progam Yankes Dacil, Pemerintah Daerah berkeinginan melakukan pemerataan pelayanan kesehatan yang paripurna, bermutu dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Tabalong hingga ke wilayah terpencil.

"Dalam penilaian JPIP ada beberapa parameter diantaranya kemajuan kehidupan ekonomi, peningkatan pelayanan publik, perbaikan performa politik serta parameter khusus seperti pengelolaan lingkungan hidup, pengentasan kemiskinan dan perbaikan sanitasi," jelasnya lagi.

Tahun sebelumnya dua program unggulan Tabalong masuk nominasi ajang JPIP Award 2013 yakni pelayanan akta kematian plus dan gerakan etika moral pendidikan namun hanya gerakan etika moral pendidikan yang berhasil meraih penghargaan.

Pewarta: Herlina Lasmianti
: Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026