Bantuan buku ini berasal dari badan perpustakaan dan kearsipan daerah provinsi Kalsel, dengan rincian tiap desa mendapatkan 1.000 buku.
"Tahun ini hanya sepuluh desa yang mendapatkan bantuan buku dari APBD provinsi, masing-masing sebanyak 1.000 buku," kata Yuhani, Rabu di Tanjung.
Selain mendapatkan aneka buku, masing-masing perpustakaan desa juga diberikan fasilitas rak buku.
Sepuluh desa yang menerima bantuan buku tersebar di Kecamatan Pugaan, Banua Lawas, Muara Harus, Kelua, Murung Pudak dan Tanta.
Dibanding tahun lalu, jumlah desa yang menerima bantuan program pengembangan perpustakaan lebih banyak.
"Sebelumnya bantuan buku hanya diberikan kepada enam desa yang tersebar di Kecamatan Jaro, Upau, Bintang Ara, Muara Uya, Haruai dan Tanta," katanya.
Kantor perpustakaan dan kearsipan Tabalong pun rencananya akan membangun perpustakaan di sejumlah tempat ibadah, sebagai upaya meningkatkan minat baca dan menambah wawasan masyarakat.
Termasuk menambah sarana mobil pintar untuk program perpustakaan keliling di desa-desa.
"Saat ini kita hanya punya dua unit mobil pintar dan tahun ini telah diusulkan penambahan satu unit lagi, selain itu rencananya membangun perpustakaan di sejumlah tempat ibadah," kata Yuhani./mia
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.