"Kami siap mendistribusikan paket elpiji 3 kilogram sesuai kuota yang ditetapkan seperti untuk wilayah Kalsel sebanyak 312.000," ujarnya di sela-sela peluncuran paket elpiji 3 kilogram wilayah Banjarbaru, Jumat.
Kuota paket elpiji 3 kilogram untuk wilayah Kalsel sebanyak 312.000 paket dibagikan kepada empat kabupaten dan kota yang ditetapkan sebagai proyek percontohan program pemerintah pusat tersebut.
Empat kabupaten dan kota itu adalah Kabupaten Banjar sebanyak 114.634 paket dan Kabupaten Balangan 30.056 paket, Kota Banjarmasin 129.498 paket serta Kota Banjarbaru 37.840 paket.
Menurut Iin, paket konversi minyak tanah ke gas sesuai kuota untuk wilayah Kalsel sudah tersedia sehingga tinggal mendistribusikan ke daerah-daerah yang ditetapkan sebagai percontohan tersebut.
"Sejauh ini, pendistribusian paket tidak ada masalah sehingga kami berkeyakinan seluruh paket yang telah disiapkan diterima masyarakat yang berhak menerimanya," kata dia.
Dikatakan, selain kesiapan mendistribusikan paket bantuan pemerintah pusat tersebut, pihaknya juga siap memfasilitasi pembangunan titik-titik pangkalan gas elpiji isi ulang khusus tabung 3 kilogram.
"Pembangunan pangkalan elpiji diutamakan kepada mereka yang dulunya memiliki pangkalan minyak tanah sehingga tinggal merubah perizinan. Namun tidak menutup kemungkinan dibukanya pangkalan elpiji baru," ujarnya.
Dijelaskan, pembangunan titik pangkalan gas elpiji isi ulang itu untuk memudahkan masyarakat mengisi kembali tabung gas yang kosong setelah digunakan untuk keperluan memasak.
"Harapan kami, pangkalan elpiji banyak dibangun dan tersebar dimana-mana sehingga semakin memudahkan masyarakat mendapatkan isi ulang, termasuk di SPBU yang rencana melayani isi ulang tabung," katanya.
Wali Kota Banjarbaru Ruzaidin Noor mendukung kebijakan PT Pertamina yang siap memfasilitasi pembangunan pangkalan elpiji sehingga masyarakat tidak kesulitan mendapatkan gas isi ulang.
"Kami sangat mendukung sekali kebijakan pembangunan pangkalan elpiji itu, karena tersedianya pangkalan memudahkan masyarakat mengisi ulang tabung sehingga aktivitas memasak tidak terganggu," katanya./zal
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.