Banjarmasin (ANTARA) - DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam hal ini Komisi I Bidang Hukum dan Pemerintahan yang juga membidangi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) mengharapkan Pilkada di provinsinya Tahun 2020 aman, lancar dan kondusif.

Ketua Komisi I DPRD Kalsel Drs Hj Rachmah Norlias mengemukakan harapan itu di Banjarmasin, Senin sesudah Komisinya mengunjungi Kabupaten Tapin untuk memonitor persiapan dan kesiapan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) setempat dalam pelaksanaan Pilkada 2020.

"Dalam memonitor atau mengecek persiapan dan kesiapan melaksanakan Pilkada 2020 yang pencoblosannya 9 Desember mendatang, kami sengaja mengambil sampel/percontohan KPUD Tapin di Rantau (ibukota kabupaten tersebut, 117 kilometer utara Banjarmasin)," ujarnya.

"Hasil monitoring dan evaluasi (Moniv) kami melalui KPUD Tapin, persiapan Pilkada di kabupaten tersebut berjalan lancar," lanjutnya didampingi anggota Komisi I DPRD Kalsel Hj Hariyatie S.Sos, MIKom dari Partai Golkar.

Sebagai contoh, persiapan dan kesiapan Pilkada dalam kaitan protokol kesehatan seperti ketersediaan alat pelindung diri (APD) antara lain masker, "hazmat" (baju pelindung diri) dan lainnya.

Begitu pula cadangan blanko surat suara sebanyak 2,5 persen dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS, ungkapnya didampingi wakil rakyat asal daerah pemilihan Kalsel IV/Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) Hariyatie.

Namun Rachmah Norlias - "Srikandi" Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengungkapkan, dalam kunjungan Komisinya ke "Bumi Ruhui Rahayu" Tapin menerima informasi, bahwa ada 19 titik di kabupaten tersebut yang terkendala jaringan internet atau "blank spot".

Kesembilan belas titik yang blank spot jaringan internetnya di Bumi Ruhui Rahayu Tapin tersebut yaitu pada wilayah Kecamatan Piani 11 titik, Hatungun enam dan Kecamatan Bungur dua titik, ungkap wakil rakyat asal daerah pemilihan Kalsel I/Kota Banjarmasin itu.

Padahal ketersediaan jaringan internet untuk memudahkan proses perhitungan suara dan menghindari kecurangan, lanjut mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Banjarmasin tersebut.

"Tetapi guna memudahkan perhitungan sui dan menghindari kemungkinan kecurangan tersebut,  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat mengeluarkan Aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi Elektronik (SIREKAP)," tambah perempuan kelahiran 1950 berbintang Taurus itu.

"Kita berharap semua upaya, persiapan dan kesiapan tersebut menunjang kelancaran pelaksanaan Pilkada 2020, dengan harapan pula keadaan tetap aman dan kondusif," demikian Rachmah Norlias.
Rombongan Komisi I Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Kalsel dipimpin Ketuanya Hj Rachmah Norlias mengunjungi KPUD Tapin, Jumat 4 Desember 2020. (Istimewa/Humas Setwan Kalsel.) no

Monev Komisi I DPRD Kalsel terhadap persiapan dan kesiapan KPUD Tapin melaksanakan Pilkada itu saat kunjungan kerja dalam daerah provinsi yang terjadwal, 4 - 6 Desember 2020.

 

Pewarta: Syamsuddin Hasan
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026