Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Kalimantan Selatan kini fokus persiapan menghadapi rapat pimpinan nasional dan musyawarah nasional.
"Untuk sementara ini kami fokus persiapan menghadapi Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) dan Musyawarah Nasional (Munas)," ujar Sekretars Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kalsel H Murhan Effendie, Selasa.
"Rapimnas itu direncanakan di Yogyakarta akhir November ini, dan Munas mungkin Januari tahun depan (2015) yang tempat pelaksanaanya masih belum ditentukan," lanjutnya.
Oleh sebab itu, tandas mantan Ketua DPRD Kabupaten Tabalong, Kalsel tersebut, DPD Partai Golkar provinsi setempat hingga saat ini belum memikirkan rencana pergantian antarwaktu (PAW) terhadap almarhum H Arie Sophian.
"Apalagi mantan Ketua DPRD Kota Banjarbaru dua periode yang terpilih menjadi anggota DPRD Kalsel itu, belum sampai sebulan meninggal dunia," tandas anggota legislatif tingkat provinsi tersebut.
Namun yang jelas, lanjutnya dengan didampingi mantan Bupati Tapin, Kalsel H Idis Nurdin Halidi yang juga sesama anggta DPRD provinsi tersebut, untuk PAW nati sesuai peraturan perundang-undangan dan ketentuan organisasi.
"Kan selain peraturan perundang-undangan, Partai Golkar juga mempunyai ketentuan organisasi yang harus dipatuhi semua anggota atau kadernya, terlebih bagi seorang pengurus," katanya.
Ketika ditanya, siapa yang bakal menggantikan almahrum Arie Sophian sebagai keanggotaan DPRD Kalsel, mantan Wakil Bupati Tabalong itu tak memberi jawaban, kecuali mengatakan, penetapannya sesuai ketentuan.
Tapi pria kelahiran tahun 1953 dan mantan aktivis organisasi kepemudaan itu tidak membantah, urutan kedua mendapatkan suara terbanyak untuk DPRD Kalsel, yaitu H Misri Syarkawi yang juga pernah menjadi anggota legislatif provinsi tersebut.
Saat ditanya, apakah PAW nanti secara otomatis? mantan Ketua DPD Partai Golkar "Bumi Saraba Kawa" Tabalong itu hanya tersenyum, tidak membenarkan dan tidak pula menyanggah.
Alamrhum Arie Sophian yang alumnus Fakultas Sosial Politik (Sospol) Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarmasin itu belum sampai "seumur jagung" sebagai anggota DPRD Kalsel, meninggal dunia 25 Oktober 2014.
 Melalui istrinya, almarhum sempat mengambil gaji perdana sebagai anggota DPRD Kalsel, sesudah mengucapkan sumpah/janji pada 9 September 2014 menjadi wakil rakayt provinsi yang terdiri 13 kabupaten/kota itu. Â
Pewarta: Syamsuddin Hasan: Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.