"Dalam mendapatkan masukan pembangunan pertanian, kita juga sangat mengharapkan saran penyuluh pertanian," ujarnya saat pertemuan penyuluh teknis se-kabupaten tersebut, di Pelaihari, Senin.
"Jadi masukan tersebut bukan cuma dari dinas pertanian setempat dalam membangun pertanian di Tanah Laut (Tala)," lanjut orang nomor satu di jajaran pemerintah kabupaten (Pemkab) itu.
Menurut dia, saran dan usulan dari para penyuluh sangat berguna bagi perencanaan pembangunan pertanian secara umum di "Bumi Tuntung Pandang" Tala.
"Saya minta Kepala Dinas Pertanian Tala agar tahun depan menganggarkan jalan pertanian, sehingga dapat membantu hasil produksi dan pendapatan para petani kita," ujarnya.
Ia berpendapat, perlunya mendapatkan informasi dari para penyuluh pertanian, karana mereka terjun ke masyarakat, dan dari masyarakat itu pula mendapatkan informasi secara langsung.
"Indikator pertanian kita maju bukan dari pembangunan bendungan untuk pengairan, dan teraktor tangan (hand tractor) yang telah pemkab berikan, melainkan bagaimana hasil dari pertanian yang kita mampu hasilkan," tegasnya.
Lebih lanjut dia mengemukakan, pertanian tidak akan maju kalau hanya dari pemerintah saja, namun perlu peran serta dari para penyuluh di kabupaten setempat.
Sementara, Kepala Badan Pelaksanan Penyuluh Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Tala Drs H Abdurahman Inani mengatakan, untuk memberikan masukan dan pemahaman pembangunan pertanian di kabupaten tersebut, pihaknya menggelar temu teknis penyuluh.
"Kegiatan rutin ini dilakukan setiap tahun dan diikuti penyuluh PNS serta non PNS sebanyak 160 penyuluh, terdiri dari penyuluh PNS 113, penyuluh THL-TB sebanyak 25 orang," katanya.
Selain itu, diikuti Kepala BP3K kecamatan dan Kepala Urusan Tata Usaha BP3K kecamatan masing=masing 11 orang atau berjumlah sebanyak 22 orang, ditambah pejabat serta staf struktural BP4K Tanah Laut," ucapnya.
Tujuan kegiatan tersebut, jelas dia, salah satunya, melaksanakan evaluasi terhadap pelaksanaan penyuluhan dan pemberdayaan penyuluh pertanian, perikanan dan kehutanan Kabupaten Tanah Laut.
Pewarta: AriantoEditor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.