Tanjung (ANTARA) - Kelompok Tani Mergo Sugih Desa Masingai II, Kecamatan Upau, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, panen perdana padi di lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) bantuan Kementerian Pertanian.
Bupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani menyampaikan rasa syukur panen perdana di lahan CSR melebihi target dengan hasil ubinan padi mencapai 5,2 ton per hektare, meskipun kemarau melanda wilayah ini.
"Pemerintah daerah sangat mendukung pengembangan sektor pertanian dan panen perdana di lahan CSR ini patut kita syukuri bersama," jelas Noor Rifani usai panen padi sawah di Desa Masingai II, Rabu.
Baca juga: Kelompok Tani Sinar Lestari Tabalong tanam padi perdana di lahan bekas tidur
Haji Fani (sapaan bupati) juga mengajak para petani lokal bisa memanfaatkan lahan cetak sawah rakyat dari Kementan ini agar bisa menambah pendapatan dan meningkatkan produksi padi di "Bumi Saraba Kawa'" ini.
Program cetak sawah rakyat di Desa Masingai II ini mencapai luasan 3 hektare dengan mengandalkan perairan dari anak sungai sekitar lokasi lahan pertanian.
Ketua Kelompok Tani Mergo Sugih, Sunaryo mengatakan lahan CSR ini hanya bisa dimanfaatkan saat musim kemarau, karena kondisi lumpur yang cukup dalam di saat curah hujan tinggi.
"Kami bersyukur bisa mendapat bantuan program cetak sawah namun lahan yang ada hanya bisa ditanami saat musim kemarau seperti sekarang," jelasnya.
Baca juga: Kementan RI tinjau cetak sawah rakyat 200 hektare di Desa Perumahan HST
Baca juga: Pemkab Tala gelar tanam serempak 10.000 hektare di Panyipatan
Ia pun berharap dukungan dinas terkait agar bisa mengatasi lumpur di lahan tersebut agar bisa tanam 2 kali.
Camat Upau Agustian menambahkan program cetak sawah rakyat ini harus didukung sarana dan prasarana hingga infrastruktur agar pemanfaatannya lebih optimal.
"Untuk petaninya sendiri sudah siap mendukung program cetak sawah dan harus ditambah sarana serta infrastrukturnya," jelas Agustian.
Panen padi sawah di lahan CSR ini dilakukan Bupati Tabalong bersama Forkopimca, perwakilan BRMP Kalsel, Susanto, BPP Binuang, Ketua Tim Kerja Hotim dan pihak terkait lainnya.
Pewarta: Herlina LasmiantiEditor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.