Pelaihari,(Antaranews Kalsel) - Realisasi pendapatan daerah Kabupaten Tanah Laut hingga 30 September 2014 sebesar Rp 950,735 miliar, kata Bupati Tanah Laut, H Bambang Alamsyah, saat paripurna di DPRD Tanah Laut, Jumat (17/10).


"Realisasi penerimaan pendapatan daerah Kabupaten Tanah Laut hingga 30 September 2014 sebesar 83,04 persen atau Rp 950,735 miliar dari target perubahan APBD 2014 sebesar Rp 1,144 triliun," ujar H Bambang Alamasyah,di Pelaihari.   

Menurutnya, penerimaan pendapatan itu berasal dari pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 83,723 miliar atau 89,28 persen dari target perubahan APBD 2014 Rp 93,772 miliar.

"Selain itu, dari dana perimbangan telah terealisasi sebesar Rp 695,155 miliar atau 83,55 persen dari target perubahan APBD 2014 sebesar Rp 832,071 miliar," ujarnya.

Sedangkan dari lain-lain pendapatan yang sah, jelas bupati, telah terealisasi Rp 171,855 miliar atau 78,45 persen dari target perubahan APBD 2014 sebesar Rp 219,065 miliar.

"Dalam upaya peningkatan pendapatan daerah, tentunya selalu dihadapkan berbagai tantangan dan permasalahan," terangnya.

Lebih lanjut dia mengemukakan, secara umum tantangan dan permasalahan tersebut adalah, masih terbatasnya kemampuan sumber daya manusia (SDM) dalam pengelolaan pendapatan daerah.

"Kemampuan itu menyangkut penyusunan perencanaan pendapatan yang benar-benar komprehensif, karena untuk dapat merencanakan penerimaan pendapatan, mutlat diperlukan kemampuan SDM,"tegasnya.

Kemudian, masih rendahnya tingkat kesadaran dan ketaatan masyarakat untuk memenuhi kewajibannya membayar pajak daerah dan restribusi daerah.

"Sampai saat ini penerimaan pendapatan daerah masih tergantung dari penerimaan pusat. Belum akuratnya data potensi pendapatan daerah, belum lengkapnya peralatan dan tidak lengkapnya data piutang PBB yang harus ditagih dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah," tandasnya.



Pewarta: Arianto
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026