Masyarakat di beberapa desa di Kelumpang Selatan Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan akhir-akhir mengeluhkan kinerja manajemen perusahaan listrik negara karena pemadaman listrik di wilayah itu tidak beraturan.

Noor Rohim, salah seorang warga di Kelumpang Selatan mengatakan Minggu, dalam satu pekan dapat dipastikan terjadi pemadaman bergilir, terlebih pada saat hujan.

"Tidak tahu apa penyebab pemadaman tersebut, karena kami tidak pernah mendengar ada pemberitahuan dari PLN bahwa akan terjadi pemadaman," katanya.

Selain tidak beraturan dan tidak terencana, lama pemadaman juga tidak teratur dan bahkan pernah mati lampu sejak pagi hingga pagi lagi, tandasnya.

Terlebih jika cuaca buruk dapat dipastikan listrik akan padam dan tidak tahu kapan menyala kembali, ujarnya.

Pemadaman yang tidak beraturan itu, lanjut Rohim, dinilai merugikan masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, karena belajarnya terganggu.     

"Bagaimana tidak terganggu, jika listrik padam mereka tidak bisa belajar, karena tidak ada persiapan lilin atau minyak tanah," terangnya.

Masyarakat berharap, PLN dapat menyampaikan pemberitahuan terlebih dulu sebelum terjadi pemadaman dan lama pemadaman.

Kepala Unit PLN Kelumpang Selatan hingga kini belum berhasil dikonfirmasi terkait keluhan masyarakat atas pemdaman yang tidak beraturan itu.


Editor : Abdul Hakim Muhiddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026