"Jangan cuma rakyat kecil, tapi perusahaan besar pun kalau terbukti melakukan pembakaran lahan atau hutan harus ditindak tegas sesuai peraturan perundang-undangan,"
Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Anggota baru DPRD Kalimantan Selatan HM Lutfi Saifuddin meminta aparat penegak hukum di provinsinya agar jangan pilih kasih dalam menindak pembakar lahan atau hutan.
"Jangan cuma rakyat kecil, tapi perusahaan besar pun kalau terbukti melakukan pembakaran lahan atau hutan harus ditindak tegas sesuai peraturan perundang-undangan," ujarnya di Banjarmasin, Selasa.
Permintaan politisi muda Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu berhubungan dengan kabut asap yang menyelimuti berbagai wilayah di Kalsel dalam sebulan belakangan sebagai dampak kebakaran/pembakaran lahan ataupun hutan.
Pasalnya, menurut laki-laki kelahiran 26 Oktober 1971 itu, kabut asap kali ini sudah sangat mengganggu kenyamanan masyarakat, terutama pernapasan, serta transportasi dan aktivitas lain.
Seperti jadwal penerbangan dari/ke Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin terkadang mengalami penundaan, karena kabut asap yang mempengaruhi jarak pandang, sehingga pesawat udara tidak bisa berangkat dan mendarat.
Oleh sebab itu, Ketua Satria (organisasi sayap Gerindra) Kalsel tersebut menyatakan, mendukung serta sependapat dengan sikap aparat penegak hukum yang akan memberi sanksi berat kepada pelaku pembakaran lahan atau hutan.
"Karena masalah kebakaran lahan dan hutan yang berdampak pada timbulnya kabut asap tersebut, juga merupakan hal yang cukup mengganggu kemaslahatan umat manusia serta makhluk lain yang mesti kita lindungi," katanya didampingi rekannya satu fraksi H Syahdillah.
Putra H Ali Saifuddin Rais alm (mantan protokol Pemprov Kalsel) itu menyarankan, agar pihak terkait mensosialisasikan secara terus-menerus Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 tahun 2008 tentang Pencegahan dan Pengendalian Kebakaran Lahan dan Hutan di provinsi tersebut.
"Sosialisasi terus-menerus terhadap Perda 1/2008 itu penting, untuk mengingatkan warga masyarakat agar sampai kena jerat hukum, karena ketidaktahuan sehingga melakukan pembakaran lahan atau hutan," ujarnya saat berada di ruang Fraksi Partai Gerindra DPRD Kalsel.
"Selain itu, agar warga masyarakat jangan lalai terhadap hal-hal yang dapat membuat kebakaran lahan atau hutan. Karena kelalaian pun bisa kena sanksi. Kan kasihan kalau sampai terjadi seperti itu," demikian M Saifuddin.
Pewarta: Syamsuddin HasanEditor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.