Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerakan Indonesia Raya Kalimantan Selatan H Abidin menyatakan, pihaknya tetap setia pada Koalisi Merah Putih dalam menghadapi pemilihan umum kepala daerah atau pilkada di provinsi itu.
"Sejauh tidak ada petunjuk lain dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), kami di daerah tetap setia pada Koalisi Merah Putih dalam menghadapi pilkada di Kalsel tahun 2015," ujarnya menjawab Antara Kalsel di Banjarmasin, Selasa.
Ketika ditanya apakah Gerindra mengutamakan mengusung kader sendiri pada pilkada di Kalsel nanti, sambil tersenyum Haji Abidin yang juga Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kalsel itu menjawab, tetap memperhatikan Koalisi Merah Putih.
"Kalau soal calon kepala daerah/wakil kepala daerah, baik untuk tingkat provinsi maupun kabupaten/kota yang melaksanakan Pilkada 2015, nanti kita bicarakan dengan Koalisi Merah Putih," katanya.
"Tapi yang jelas, kami belum membuka pendaftaran bagi mereka yang mau maju dalam pilkada nanti dengan menggunakan Gerindra. Kami akan laksanakan pendaftaran kecuali atas petunjuk DPP Gerindra," demikian Abidin.
Berdasarkan ketentuan dan melihat hasil Pemilu legislatif (Pileg) 2014, Gerindra belum bisa secara sendirian mengusung calon gubernur/wakil gubernur (Cagub/Cawagub) Kalsel pada Pilkada tahun depan.
Hasil Pemilu Legislatif 2014, Gerindra Kalsel baru bisa meraih enam kursi DPRD tingkat provinsi yang berjumlah 55 itu sehingga belum memenuhi syarat untuk dapat mengusung sendiri, tanpa koalisi.
Sementara sesuai peraturan perundang-undangan bagi partai politik (parpol) yang bisa mengusung sendiri, tanpa koalisi, kalau perhitungan perolehan kursi di DPRD Kalsel minimal mencapai sembilan.
Selain pemilihan cagub/cawagub, pada 2015 dari 13 kabupaten/kota di Kalsel juga ada tujuh di antaranya yang secara serempak atau bersamaan melaksanakan pilkada.
Tujuh kabupaten/kota yang melaksanakan pilkada secara bersamaan 10 Juni 2015 yaitu Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Hulu Sungai Tengah (HS), Balangan, Tanah Bumbu (Tanbu) dan Kabupaten Kotabaru.
 Sedangkan enam kabupaten lainnya pelaksanaan Pilkada pada bulan dan tahun yang berbeda, yaitu Kabupaten Tapin, Barito Kuala (Batola), Hulu Sungai Utara (HSU), Tanah Laut (Tala), Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Kabupaten Tabalong.  Â
