"Pelatprov Wasaka sebagai sebuah tekad kita bersama membentuk tim atlit Kalsel yang akan berlaga di PON XIX Jawa Barat tahun 2016 mendatang," kata H Sulaiman HB, Ketua Umum KONI Kalsel usai Halal Bihalal dan Pencanangan Pelatprov Wasaka menuju Pra PON untuk persiapan PON XIX Jawa Barat dan PON Remaja I 2014 di Jawa Timur di Grand Restauran Mitra Plaza Banjarmasin, Minggu (24/8).
KONI Kalsel menggelar Pelatprov Wasaka untuk mempersiapkan atlit yang akan berlaga di ajang Pra PON sebelum berhak tampil di PON XIX Jawa Barata tahun 2016 mendatang.
Sebanyak 199 atlit dan pelatih dari 18 cabang olahraga mengikuti program pembinaan intensif ini agar target masuk sepuluh besar peraih medali terbanyak pada PON XIX nanti dapat tercapai.
"Dalam program ini diharapkan dapat menanamkan rasa tanggungjawab dan kebersamaan untuk mencapai prestasi yang diinginkan," tambah H Leman sapaannya.
Untuk mencapai target sepuluh besar KONI Kalsel mempersilahkan cabor unggulan mengajukan permintaan pengadaan konsultan atau pelatih asing seperti gulat yang akan mendatangkan pelatih asal eropa timur.
Pengalaman PON XVIII di Pekanbaru lalu menjadi acuan untuk memperbaiki diri dimana kekurangan tim Kalsel dirasakan pada kurangnya lawan tanding berkualitas dan disiplin. Sementara kekurangan sarana prasarana latihan tidak bisa menjadi alasan mendasar selain disiplin atlit.
"Terlalu pagi bicara bonus, namun pasti kita berikan sesuai prestasi yang diraih, semoga bonus yang kita janjikan tidak menjadi beban seperti pada PON lalu," tambah H Leman.
Sementara pada PON Remaja I di Jawa Timur yang akan di gelar Desember mendatang, Kalimantan Selatan mengirimkan 250 atlit dan pelatih.
Secara pribadi sebagai Ketua KONI Kalsel H Sulaiman HB memberikan sumbangan 2 unit mobil Suzuki AVP dan Toyota Innova untuk menunjang kinerja KONI Kalsel.
Pewarta: Herry Murdy HermawanEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.