Dengan tangan terpasang selang infus, Khairunisa tetap menyelesaikan soal ujian matematika diantara teman-temannya di Madrasah Tsanawiyah Negeri Mulawarman Banjarmasin.

Khairunisa yang didiagnosa dokter menderita penyakit thypus sejak tiga hari sebelum pelaksanaan ujian nasional itu di rawat di rumah sakit Islam Banjarmasin, Selasa ia bersikeras mengikuti ujian di sekolahnya bersama 239 teman-temannya yang lain.

" Nisa lebih memilih ujian di sekolah bersama teman-temannya, karena lebih merasa nyaman bila dibanding kalau sendirian mengerjakan di rumah sakit," tutur ayah Khairunnisa, Nuri.

Sebagai orangtua, kami cukup memfasilitasi antar jemput Nisa dari rumah sakit ke sekolah, begitu juga sebaliknya, " tambahnya.

Dengan tangan kanan terpasang infus, Khairunisa berusaha menjawab soal secara perlahan dengan tangan kanannya tersebut, seperti tampak sedikit terganggu.

"Sebelum pelaksanaan ujian, pihak sekolah memberi pilihan tempat ujian di rumah sakit atau sekolah, namun Nisa lebih memilih di sekolah biar kumpul sama teman-temannya" terang Kepala MTsN Mulawarman Banjarmasin Halimatus Sadiah.
 
Pihak sekolah tidak memberikan perlakuan khusus padanya, dia tetap duduk di bangku bernomor ujian miliknya sama seperti siswa lain," lanjutnya.

Selama mengikuti ujian kedua orangtua Khairunisa tetap berada di area lingkungan sekolah, untuk menjaga segala kemungkinan. (rym*C)


Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026