Puluhan warga Kotabaru demo damai di Gedung DPRD dan Pemkab Kotabaru, Kalimantan Selatan, meminta Komite Olahraga Nasional Indonesia Kotabaru dibubarkan terkait dengan pengelolaan keuangan.

Juru bicara pengunjuk rasa Hardi Yusran, dalam orasinya di halaman DPRD
Kamis, mendesak Pemkab Kotabaru segera membentuk Panitia Khusus KONI
dan Persatuan Sepak Bola Kotabaru (Persiko) atas pengelolaan dana
bantuan dari APBD Kotabaru untuk olahraga.

Ia mempertanyakan pengelolan dana Persiko bantuan dari Pemkab Kotabaru beberapa tahun lalu hingga miliaran rupiah.

Yusran juga mempertanyakan pengelolaan dana bantuan untuk KONI dari Pemkab Kotabaru.

 Selain itu, Yusran juga mengharapkan pemerintah daerah memberikan
bantuan di sektor pendidikan, bagi kalangan menengah kebawah, karena ada
anak usia sekolah tidak melanjutkan sekolah dan menjadi pemulung.

Sedangkan kepada perusahaan yang ada di Kotabaru, Yusran berharap
perusahaan yang ada di Kotabaru dapat memberikan lapangan pekerjaan
untuk masyarakat lokal.

"Jika tidak bisa bermanfaat bagi masyarakat maka perusahan tersebut diminta pergi dari Kotabaru," ujarnya.

Ketua DPRD H Alpidri Supian Noor MAP, dan Sekertaris Daerah H Suriansyah, mengatakan akan menampung aspirasi warga itu.

Alpidri dan Suriansyah mengatakan akan menyampaikan keinginan mereka
untuk disampaikan kepada Bupati Kabupaten Kotabaru H Irhami Ridjani.

Menurut Ketua DPRD Kotabru, membentuk Pansus tidak semudah dibayangkan, namun harus melalui mekanisme yang benar.(C/B)


Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026