Pantauan Antara Kalsel, pada hari pencoblosan pilpres dan pilwapres 2014 sejumlah jalanan di "kota seribu sungai" Banjarmasin itu lengang hingga pukul 10.00 Wita.
Sebagai contoh pada beberapa jalan utama/protokol, seperti Jalan A Yani, Jalan Lambung Mangkurat dan Jalan Panglima Besar Sudirman keadaannya lengang hingga menjelang siang.
Lengangnya jalanan di ibu kota Kalsel itu karena pemerintah menyatakan libur pada hari pencoblosan pilpres dan pilwapres 2014 tersebut, sehingga pegawai negeri sipil tidak ada yang masuk kerja/mengantor.
Selain itu, sejumlah warga selain terlibat sebagai panitia pemilihan pilpres dan pilwapres, juga banyak konsentrasi untuk melakukan pencoblosan yang dijadwalkan berakhir pukul 13.00 Wita atau waktu setempat.
Begitu pula berdasarkan kebijakan pemerintah kota (Pemkot) Banjarmasin, sejak awal bulan puasa Ramadhan 1435 Hijriah sekolah-sekolah liburan, kecuali mahasiswa/perkuliahan.
Faktor lain, bertepatan puasa Ramadhan 1435 H, sebagian kaum Muslim masih tidur-tiduran atau tidur kembali sehabis makan sahur dan shalat subuh, sehingga datag ke tempat pemungutan suara (TPS) pun agak tinggi hari.
Sebagai contoh pada TPS 33 Kelurahan Pemurus Dalam, Kecamatan Banjarmasin Selatan, hingga pukul 09.00 Wita dari 400 pemilih yang terdaftar, belum sampai 100 orang yang datang untuk mencoblos.
Keadaan serupa di TPS 34 Kelurahan Pemurus Dalam, dari 300 lebih pemilih yang terdaftar, hingga pukul 09.00 Wita, juga belum sampai seratus orang yang datang untuk mencoblos melakukan pilihan dari dua pasangan capres dan cawapres.
Guna membantu pengamanan pelaksanaan pilpres dan pilwapres di Kota Banjarmasin, minimal seorang anggota polisi ditempatkan pada tiap TPS.
Pewarta: Syamsuddin Hasan: Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.