Sejumlah petani karet di Tabalong, Kalimantan Selatan resah menyusul maraknya aksi pencurian getah di kebun milik warga.


Berdasarkan hasil inventarisasi kepolisian di beberapa wilayah diantaranya,
Kecamatan Tanta seperti Desa Mangkusip, Desa Warukin, Desa Barimbun dan Desa Padang Panjang, pencurian marak di wilayah tersebut.

“Pencurian getah dari kebun milik warga memang cukup banyak, khususnya di wilayah Tanta dan kita menghimbau para petani karet untuk lebih waspada,” jelas Kasubag humas Polres Tabalong, AKP Sumardi, di Tanjung, Selasa (19/4).

Polisi bersama warga pun bekerjasama untuk menangkap para pencuri karet dan Kamis lalu jajaran Polsek Tanta berhasil membekuk satu tersangka bernama Rifat (16) dan Surya (17) warga Kapar, Murung Pudak.

Keduanya tertangkap basah mencuri getah setelah Darsani, petani karet asal Desa Tanta Hulu melakukan pengintaian di kebun miliknya sendiri.

“Sebagai petani kami merasa sangat dirugikan dengan maraknya aksi pencurian, apalagi saat ini harga getah sudah mulai membaik dibanding sebelumnya,” ujar Darsani.

Saat ini pelaku diamankan di Polsek Tanta bersama barang bukti berupa getah lum seberat 3 kilogram.(mia*C)




Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026