Sejumlah pedagang seragam sekolah dan keperluan alat tulis di Kotabaru, Kalimantan Selatan beberapa hari ini meraup keuntungan besar menyusul omzet penjualan naik lebih 200 persen.

Agen baju seragam dan busana muslim di Komplek Pasar Kemakmuran Kotabaru, H. Umar, Minggu mengatakan, sejak musim liburan omzet naik.

"Khususnya baju seragam sekolah TK hingga SMA dalam satu hari minimal lebih 100 stel terjual," katanya.

Ia mengaku telah mendapat keuntungan besar seiring  naiknya omzet jualan selama musim liburan kali ini.

Menurut dia, selama satu tahun hanya sekitar 20 hari jualanya naik drastis.

"Sedangkan sisanya dari 20 hari itu kami hanya tidur saja karena barang yang laku hanya sedikit," katanya.

Lain lagi dengan pemilik toko baju seragam dinas, asesoris dan perlengkapan lainnya, H. Zaenal mengaku, setiap kenaikan kelas atau musim pendaftaran sekolah selalu kebanjiran orderan.

"Dalam satu tahun sekitar dua bulan jualan kami terus ramai dan pesanan cukup banyak," katanya.

Kendati kebanjiran permintaan, Zaenal menjelaskan, tidak akan menggunakan kesempatan itu untuk menaikkan harga.

"Saya tetap menjual seperti harga lama meski yang lain sebagian yang naik," jelas dia.

Sementara itu, Umi Aulia Fitriani mengaku dalam tahun ajaran baru ini dua anaknya minta seragam sekolah baru.

"Karena uangnya tidak cukup kami meminta anak-anak tetap memanfaatkan baju lama meskipun lengan bajunya sedikit gantung," selorohnya.

Umi Fitriani yang memiliki dua anak sekolah itu mengaku, meski sebagian seragam harganya tidak naik namun karena yang dibeli banyak maka uang yang disediakan sekitar Rp1 juta tetap tidak cukup untuk membeli baju seragam dan alat tulis.


Editor : Abdul Hakim Muhiddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026