Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Seorang isteri pensiunan TNI Merry Fatimah (82), warga Berlian Jaya 3 Guntung Payung Banjarbaru telah dirampok di halaman bank BRI kilometer satu, Jumat siang hingga mengalami koma dan dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Banjarbaru.


Kejadian yang memilukan itu terungkap saat sang anak korban yang ditemani keluarganya melaporkan kejadian itu kebagian SPKT Polresta Banjarmasin, Selasa (6/5).

Menurut Keluarga Korban Koko (27)  warga Martapura, nenek Merry, bersama anak beliau Tini dari Banjarbaru ke bank BRI Banjarmasin Pal satu untuk mengambil gaji pensiunan suaminya.

"Sesudah keluar dari bank,  mereka mau menunggu angkot di sekitar bank. Tiba-tiba ada dua orang laki-laki menghampiri mereka dan menarik mereka kemobil, mobilnya avanza warna putih," ujarnya.

Menurut Koko perampok berjumlah empat orang, dua menunggu dimobil, duanya lagi menangkap mereka.

Setelah didalam mobil mereka diancam dan harta benda bawaan mereka diambil. Merekapun di bawa berputar-putar bermobil dan diturunkan ditempat yang mereka tidak ketahui.

Yang diambil,  kalung emas 10 grm, dua cincin emas masing-masing 5 grm,  satu cincin permata, dan uang gaji pensiunan, dan tas berisi surat-surat," ungkapnya.

Menurut Koko, bibi dan neneknya itu tidak berani berteriak, karena diancam para perampok. Bahkan nenek kena pukul di belakang kepala hingga bengkak.

Namun baru melaporkan kejadiannya lima hari kemudian karena sibuk merawat ibunya.

Sementara itu menurut Ani, anak perempuan Merry, yang ikut melapor ke Polresta menyatakan, saat ini ibunya lagi di ICU dalam keadaan kritis, dan terus pakai selang oksigen.

"Adik saya sekarang juga masih dalam keadaan shok berat, dan berharap agar keduanya cepat," tutupnya.

Ditemui, Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Kompol Afner Juwono membenarkan adanya laporan perampokan itu, dan mereka akan mendalami dan menindak lanjutinya./e


Editor : Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026