Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Ketua DPRD Kalimantan Selatan Kolonel Inf (Purn) Nasib Alamsyah mengritik kebijakan pejabat negara, terutama menteri-menteri terkait dengan impor sejumlah kebutuhan pokok penduduk Indonesia.


Kritik itu dia sampaikan di hadapan peserta Kuliah Kerja Dalam Negeri ((KKDN) Pendidikan Reguler Sesko TNI saat berkunjung ke DPRD Kalsel, di Banjarmasin, Selasa.

Pasalnya menurut alumnus Akedemi Militer Nasional (AMN) tahun 1973 atau seangkatan dengan Susilo Bambang Yudhoyono, kegiatan impor sama dengan tidak memberdayakan rakyat Indonesia.

"Apapun alasannya, baik secara langsung maupun tidak langsung impor kebutuhan pokok, seperti beras, gula, ikan dan garam, sama saja dengan tidak memberdayakan rakyatnya sendiri," ujarnya.

Kegiatan impor kebutuhan bahan pokok tersebut, menurut mantan Komandan Korem Bone, Sulawesi Selatan itu, sama dengan memberdayakan masyarakat luat negeri atau membesarkan negeri orang.

"Padahal berdasarkan beberapa kajian dan pendapat, baik dari dalam negeri sendiri maupun luar negeri, bahwa Indonesia memiliki sumber daya yang cukup potensial untuk ekspor kebutuhan pokok yang selama ini diimpor," tandasnya.

"Tinggal bagaimana kemuan dan sikap para pejabat negara yang mengambil kebijakan tersebut. Jangan karena untuk memetik keuntungan bagi pribadi atau keluarga sendiri, sehingga segala-galanya impor," lanjutnya.

Karena pensiunan perwira menengah TNI-AD itu berpesan, kepada peserta KKDN Pendidikan Reguler Sesko TNI jika kelak menjadi pejabat negara atau pemimpin nasional, agar tidak mengambil kebijakan yang tidak keberpihakan atau tidak memberdayakan rakyatnya sendiri.

"Oleh sebab itu pula, sebagai Tentara Nasional Indonesia kita jangan hanya mendalami masalah pertahanan dan keamanan negara, tapi juga sosial politik dan kemasyarakatan," pesannya.

"Sehingga kalau kelak menjadi pejabat negara atau pemimpin bangsa ini, juga mengetahui apa yang menjadi derita dan harapan rakyatnya yang paling mendasar," demikian Nasib Alamsyah.

Sementara itu, pimpinan rombongan peserta Pendidikan Reguler Sesko TNI yang melalukan KKDN Marsekal Pertama Wishnu menerangkan tujuan kedatangan mereka ke Kalsel untuk mendapatkan masukan dalam membuat kertas kerja.

Kertas kerja peserta Pendidikan Reguler Sesko TNI kali ini dengan topik "SDA sebagai ketahanan wilayah dan nasional" dan Kalsel menjadi salah satu tujuan studi lapangan.

  Dalam rombongan peserta KKDN Pendidikan Reguler Sesko TNI yang berkunjung ke Kalsel, juga terdapat orang luar negeri, yaitu dari negeri jiran Malaysia serta India.    

Pewarta: syamsuddin Hasan
Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026