Lokasi jalan dan jembatan yang menjadi spot foto para kaum muda itu pun dipasang tanda police line dan akan senantiasa dipantau oleh petugas guna menghindari kerumunan warga.
Kapolres HST AKBP Danang Widaryanto, melalui Ps Paur Subbag Humas Aipda M Husaini saat dikonfirmasi ANTARA mengatakan, sebelum menutup tempat itu, petugasnya beserta kepala desa dan aparat desa Mahang Matang Landung sudah berkoordinasi.
"Penutupan lokasi tersebut guna mencegah masyarakat berkumpul karena masih dalam masa pandemik COVID-19," katanya.
Menurutnya, diharapkan masyarakat bisa memahami dan menghindari berkumpul dengan orang banyak untuk sementara waktu demi memutus mata rantai penyebaran COVID-19.
Setelah lebaran Idul Fitri 1441 H, tempat tersebut viral di media sosial dengan spot foto pemandangan pepohonan daerah rawa dan danau yang begitu tenang.
Bahkan semakin ramai dengan adanya warga yang menyewakan klotok untuk menyisiri daerah rawa itu yang sebelumnya hanya menjadi area pemancingan.
Pewarta: M. Taupik RahmanEditor : Gunawan Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2026