"Kita tidak akan mempersulit segala urusan bagi investor yang ingin menanamkan modalnya di bidang perhotelan, karena di Balangan belum ada hotel," ujarnya di Paringin, ibu kota Balangan, Senin (4/4).
Kabupaten Balangan memang tergolong masih muda dan pada 8 April mendatang baru akan memperingati hari jadi yang ke-8.
Hingga saat ini, kabupaten yang dulunya merupakan kota kecamatan dan bagian dari wilayah Hulu Sungai Utara itu, terus melakukan pembenahan di segala bidang, termasuk infrastruktur.
"Penginapan yang ada masih jauh di bawah standar sedang tamu dari luar daerah saat ini cukup banyak yang berkunjung sehingga bisnis perhotelan cukup menjanjikan," katanya.
Sementara ini, tamu dari luar daerah yang datang ke Balangan terpaksa menginap di Kabupaten Tabalong yang berjarak sekitar 30 km dari Kota Paringin.
"Sekarang ini yang ada baru dua buah penginapan yang masih belum bisa dikategorikan Hotel Melati sehingga perlu adanya sarana penginapan yang lebih layak," tambahnya.
Pemerintah daerah setempat memang membangun mess yang diperuntukkan bagi tamu daerah namun seringkali tidak dapat menampung semua yang datang.
Terkadang, tamu dari luar daerah terpaksa diinapkan di mess milik pertambangan batu bara nasional, PT Adaro Indonesia, yang beroperasi di wilayah tersebut.
Diharapkan, akan ada investor luar yang akan menanamkan modal bagi perkembangan bisnis perhotelan di Balangan untuk menunjang perekonomian masyarakat dan memudahkan serta memberikan kenyamanan tamu yang datang, demikian Sefek Effendie./adi*C
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.