Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - H Gusti Farid Hasan Aman, calon anggota DPD-RI asal daerah Kalimantan Selatan berdasarkan penghitungan sementara mendapat perolehan suara tertinggi dari pencoblosan Pemilihan Umum legislatif tahun 2014 di Kota Banjarmasin.
Koresponden Antara Kalsel yang melakukan pemantauan, Rabu melaporkan, calon anggota legislatif (caleg) petahana tingkat pusat tersebut untuk sementara mendapatkan suara terbanyak pada sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di ibu kota provinsi itu.
Sebagai contoh pada beberapa TPS di Kelurahan Pemurus Dalam, Kecamatan Banjarmasin Selatan, incumbent itu, perolehan suara sementara pada urutan pertama dari 16 calon anggota DPD-RI lainnya asal provinsi yang terdiri 13 kabupaten/kota tersebut.
Pada Pemilihan Umum (Pemilu) legislatif tahun 2009, putra H Gusti Hasan Aman, mantan Gubernur Kalsel tersebut, juga berada di urutan pertama dalam perolehan suara untuk menjadi anggota DPD-RI.
Beberapa kalangan memperkirakan, mantu HM Said, mantan Gubernur Kalsel dua periode itu bakal terpilih kembali sebagai anggota DPD-RI pada Pemilu 2014, karena saingannya cuma sedikit bandingkan saat Pemilu 2009.
Sedangkan calon petahana anggota DPD-RI lain dari Kalsel masih sulit diperkirakan, karena selain belum berada pada empat besar, juga penghitungan pada sebagian besar TPS di provinsi yang kini berpenduduk mencapai empat juta jiwa tersebut, masih dalam penghitungan.
Begitu pula calon anggota DPD-RI lainnya, baik yang sebelumnya pernah mencalon, tapi gagal maupun orang baru, untuk sementara ini belum ada yang berhasil masuk empat besar.
Karena sejak Pemilu pertama era reformasi atau sejak pemilihan calon anggota DPD-RI sebagai pengganti utusan daerah, sampai Pemilu 2014, Kalsel tetap mendapat jatah keanggotaan legislatif pusat (non DPR-RI) hanya empat orang.
Dari 17 calon anggota DPD-RI asal "Bumi Perjuangan Pangeran Antasari" Kalsel itu, tiga di antaranya petahana masing-masing Farid Hasan Aman, serta HM Sofwat Hadi, pensiunan perwira menengah polisi atau mantan Kadispen Polda Jatim.
 Selain itu, Habib Hamid Abdullah, alumnus Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarmasin, dan mantan hakim Ad Hoc pada Pengadilan Ketenagakerjaan di ibu kota Kalsel. Â
: Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.