Oleh Yose Rizal

Martapura, (Antaranews Kalsel) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan menggelar simulasi pemungutan dan perhitungan suara sebagai salah satu sosialisasi pemilihan umum legislatif yang akan dilaksanakan 9 April 2014.

Simulasi yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar Jalan Ahmad Yani Km 40 Martapura, Jumat disaksikan Wakil Bupati Banjar Fauzan Saleh, Wakapolres Kompol Efrizal dan Ketua KPU Provinsi Kalsel Samahuddin.

Ketua KPU Banjar Ahmad Faisal mengatakan, simulasi bertujuan agar masyarakat dan pegawai di lingkungan Pemkab Banjar mengetahui tata cara dan teknis proses pemungutan dan perhitungan suara.

"Simulasi ini sebagai salah satu bentuk sosialisasi dan diharapkan masyarakat termasuk pegawai pemkab mengetahui tahapan pemungutan dan perhitungan suara sehingga tidak kesulitan menyalurkan hak," ujarnya.

Ia mengatakan, pihaknya sengaja mengundang Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari kelurahan dan desa menyaksikan simulasi yang diharapkan mengetahui tahapan pemungutan dan perhitungan suara.

"Anggota PPS merupakan salah satu komponen pelaksana pemilu di daerah sehingga mereka harus lebih mengetahui tahapan pemungutan dan perhitungan suara agar prosesnya berjalan lancar," kata Faisal.

Wakil Bupati Banjar Fauzan Saleh mengatakan, pihaknya mendukung simulasi sebagai bagian dari sosialisasi pemilu legislatif yang dilaksanakan KPU Banjar sehingga masyarakat lebih mengetahui tahapan pemilu.

"Kami mendukung simulasi ini dan seluruh proses pemungutan dan perhitungan suara sudah diperagakan dengan baik sehingga diharapkan masyarakat mengetahui bagaimana cara menyalurkan haknya," ujar dia.

Ia juga mengimbau masyarakat menyalurkan hak suaranya dengan mendatangi TPS di lingkungannya masing-masing sehingga pemilu dapat berjalan jujur dan adil sesuai harapan banyak pihak.

"Salah satu kunci sukses pemilu legislatif adalah tingginya partisipasi masyarakat sehingga melalui simulasi dan sosialisasi diharapkan partisipasi pemilih tinggi bahkan bisa mencapai 100 persen," katanya.

Sementara, simulasi pemungutan dan perhitungan suara di TPS sungguhan mulai proses pencoblosan di bilik suara, pemasukan surat suara hingga perhitungan suara dari seluruh pemilih.


Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026