Barabai, (Antaranews Kalsel) - Hampir seluruh sekolah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, melakukan persiapan ujian nasional, baik melalui penambahan jam belajar hingga "try out".
Wakil Kepala Bidang Akademik Madrasah Aliyah Negeri, Ahmas Sofyan di Barabai, Kamis, mengatakan, setelah pelaksanaan UAM (ujian akhir Madrasah) dan UAMBN (ujian akhir madrasah berstandar nasional ) dan Try Out UN berakhir pada tanggal 17 Maret yang lalu, kini pembelajaran yang dilakukan di MAN 1 Barabai adalah mata pelajaran yang di-UN kan.
Menurut dia, pelajaran yang akan diikutkan dalam ujian nasional Untuk jurusan keagamaan, bahasa Indonesia, hadis, matematika, fiqih, bahasa Inggris, dan tafsir.
Sedangkan jurusan IPA adalah bahasa Indonesia, biologi, Matematika, kimia, bahasa Inggris, dan fisika, sedangkan untuk jurusan IPS yaitu bahasa Indonesia, geografi, matematika, sosiologi, bahasa Inggris, dan ekonomi.
"Pembelajaran enam mata pelajaran ujian nasional bagi kelas XII dimulai sejak Kamis (20/3) sampai 12 April," katanya.
Menurut dia, untuk mengurangi kejenuhan siswa yang mulai bulan Januari 2014 sudah les pada sore hari, sekolah kini mengubah strategi les dengan jam tambahan dilaksanakan pada jam ketujuh dan kedelapan.
Sedangkan pada jam sebelumnya yaitu jam pertama sampai keenam, dilaksanakan pembelajaran regular enam mata pelajaran yang di-UN kan.
Akan tetapi satu mata pelajaran Pendidikan Jasmani dan olah raga kesehatan tetap dilaksanakan, karena mata pelajaran penjasorkes ini sebagai salah satu media untuk refresing.
Dengan perubahan jadwal pembelajaran untuk kelas XII ini tidak mengganggu pelaksanaan pembelajaran pada kelas X dan XII .
Menurut Ahmas, dengan hanya enam mata pelajaran yang dilaksankan dalam pembelajaran bagi kelas XII ini, maka diharapkan anak-anak lebih siap untuk menghadapi ujian nasional yang tinggal menghitung hari.
Apalagi, tambah dia, jam tambahan dimajukan dan tidak dilaksankan pada sore hari. "Semoga daya serap anak-anak terhadap pembahasan soal-soal Latihan Ujian Nasional lebih baik," kata Sofyan.
Hal senada disampaikan Wahyu Kharisma siswa kelas XII IPS 2, menurut dia, dengan pelaksanaan yang enam mata pelajaran ini, siswa lebih bisa berkonsentrasi.
"Apalagi pelaksanaannya bukan pada sore hari, karena kalau belajar pada sore hari kami kurang konsentrasi karena mengantuk," kata wahyu.
Pewarta: FathurrahmanEditor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.