Kejuaraan daerah akan dijadikan sebagai salah satu wadah seleksi atlet, ungkap Ketua Umum Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kalimantan Selatan (Kalsel) Welny kepada wartawan usai acara pembukaan kejuaraan.
Dengan adanya kejuaraan daerah gulat ini diharapkan PGSI Kalsel dapat melihat sejauh mana potensi atlet gulat yang ada di kabupaten/kota se Kalsel, tambahnya.
Seluruh peserta yang mengikuti kejuaraan tersebut berjumlah 132 orang terdiri atas 19 orang peserta puteri dan sisanya putera dari 11 kabupaten/kota se Kalsel.
Kabupaten/Kota di Kalsel yang tidak mengikuti ajang kejuaraan daerah tersebut hanya Kabupaten Tanah Laut dan Hulu Sungai Selatan karena tidak mempunyai kepengurusan cabang.
Meski demikian diharapkan dengan adanya kejuaraan daerah gulat Kalsel ini, Bumi Antasari Kalsel dapat melihat kemajuan olah raga khususnya cabang gulat guna meningkatkan prestasi pada saat pelaksanaan PON kelak.
Pada pelaksanaan PON sebelumnya di Kalimantan Timur, Kalsel berhasil meraih empat medali emas dan mengalahkan sejumlah pegulat nasional lainnya.
Oleh sebab itu untuk pelaksanaan PON selanjutnya Kalsel menargetkan meraih setidaknya dua kali ipat perolehan medali sebelumnya, demikian Welny.
Jumlah cabor unggulan Kalsel saat ini ditetapkan sebanyak 15 cabang meliputi gulat, menembak, tinju, angkat berat dan binaraga.
Kemudian loncat indah, renang, biliar, bermotor, taekwondo, base ball, catur, dayung, wushu dan pencak silat.
Selain itu, KONI Kalsel juga memiliki 21 cabor yang dianggap potensial seperti sepak bola, bola voli, kempo, selam, bridge dan bulu tangkis dan golf.
Editor : Abdul Hakim Muhiddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.