Martapura, (Antaranews.Kalsel) - Sekolah Sepak Bola Binuang Muda mewakili Kalimantan Selatan di babak final nasional AQUA Danone Nations Cup 2014 setelah menjuarai babak final regional yang digelar 1-2 Maret 2014.
Tim sepak bola dari Kabupaten Tapin itu mengalahkan Sekolah Sepak Bola Batu Agung E dengan skor 2-0 dalam pertandingan final regional Kalsel, Minggu di Stadion Demang Lehman Martapura, Kabupaten Banjar.
Tim asuhan pelatih Agusman Riady itu akan bertanding melawan 14 tim dari daerah lain dalam final nasional AQUADNC di Jakarta memperebutkan tiket ke final dunia mewakili Indonesia ke Brasil bulan Oktober 2014.
Brand Director Danone AQUA Febby Intan melalui siaran pers mengatakan, pihaknya menyakini Provinsi Kalsel akan menjadi salah satu wilayah potensial lahirnya pemain sepak bila nasional muda berbakat.
"Hal itu dapat dilihat dari tingginya antusiasme dan bertambahnya jumlah peserta setiap tahun serta didukung kualitas permainan yang ditampilkan peserta sejak babak prakualifikasi hingga final regional," ujarnya.
Ia mengatakan, AQUADNC pada 2014 meluaskan jangkauan peserta hingga ke-32 provinsi di Indonesia dan jumlah peserta di Banjarmasin 5.940 anak berasal dari 495 tim naik dari sebelumnya 4.950 anak dari 450 tim.
"SSB Binuang Muda sudah berhasil menjuarai final regional Kalsel dan di final nasional akan melawan 14 tim perwakilan daerah lain. Pemenangnya akan berhadapan dengan 31 tim dari berbagai negara di Brasil," ujarnya.
Dikatakan, pada penyelenggaraan pertama AQUADNC tahun 2003, SSB Oemar Bakrie dari Kabupaten Kotabaru Kalsel menjadi juara nasional dan berhasil membawa nama Indonesia pada final dunia di Prancis.
"Prestasi itu membuktikan anak-anak Kalsel memiliki keinginan dan tekad kuat membela Indonesia di tingkat internasional melalui sepakbola dan diharapkan SSB Binuang Muda juga mampu mencapainya," kata dia.
Ditambahkan, AQUADNC telah melahirkan pemain-pemain berbakat yang sudah memberikan kontribusi bagi sepakbola nasional yang sudah bergabung dalam U-23 yakni Rasyid Bakri dari PSM Makassar.
Kemudian, Andik Vermansyah dari Persebaya disamping prestasi alumni AQUADNC Muchlis Hadi Ning Syaifullah sebagai pemain timnas U-19 dan Asnawi Mangku Alam kapten Indonesia final dunia Madrid 2011.
"Keberhasilan AQUADNC mencetak pemain muda berbakat menjadikannya sebagai sarana mencari potensi bakat muda sepak bola disamping upaya mewujudkan mimpi anak-anak Indonesia menjadi pemain sepak bola profesional, demikian Febby.
: Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.