Banjarmasin, (Antaranews.Kalsel) - Komisi Pemilihan Umum Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan mengerahkan 150 orang untuk menyortir, melipat, dan memasukkan surat suara ke amplop hingga 20 hari ke depan.
Anggota KPU Kota Banjarmasin, Joko Nugroho di Banjarmasin, Senin mengungkapkan bahwa sebanyak 150 orang penyortir dan pelipat tersebut diawasi oleh koordinator yang ditetapkan, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
"Tim penyortir tersebut akan bekerja secara bergantian yaitu 80 orang pada siang hari, dan 80 orang malam hari, diharapkan pada petengahan Maret, seluruh pekerjaan tersebut sudah selesai," katanya.
Menurut Joko, tim penyortir selaian diawasi cukup ketat, juga diperlukan persyaratan-persyaratan khusus seperti KTP dan lainnya, sehingga seluruh pekerjaannya bisa dipertanggungjawabkan sebagaimana mestinya.
Kertas suara yang dilipat, kata dia, yaitu untuk anggota DPR-RI, DPD-RI, DPD Provinsi dan DPRD Kota Banjarmasin, dengan target waktu setiap bagian selama lima hari, sehingga total seluruhnya menjadi 20 hari.
Pelaksanaan penyortiran yang dilakukan oleh tim tersebut dimulai sejak 21 Februari, sehingga hingga kini penyortiran telah berjalan empat hari, dan telah menemukan surat suara rusak cukup banyak yaitu 883 surat suara.
"Kita harapkan untuk proses penyortiran selanjutnya, tidak banyak lagi kita temukan surat suara yang rusak," katanya.
Dengan selesainya proses pelipatan dan penyortiran, kata Joko, maka sebagian besar persiapan Pemilu yang bakal dilaksanakan pada 9 Januari 2014 hampir selesai, tinggal distribusi surat suara ke seluruh TPS.
"Kalau untuk kotak dan bilik suara sebagian besar telah kita distribusikan ke kecamatan, tinggal surat suara yang sedang dalam proses pengerjaan," katanya.
Menurut Joko, tempat pemungutan suara di Kota Banjarmasin terbagi atas 1.122 tempat pemungutan suara, yang tersebar di seluruh wilayah kota Banjarmasin.
Sehingga, dengan mulai didistribusikannya berbagai keperluan logistik Pemilu ke TPS-TPS tersebut, akan mempermudah panitia dalam pelaksanaan Pemilu mendatang.
"Bila pendistribusian logistik dilaksanakan lebih awal, saya yakin akan mempermudah dan memperlancar pelaksaan Pemilu, terutama untuk panitia di lapangan," katanya.
Terkait kota suara dan bilik suara, menurut Joko, KPU Banjarmasin masih memanfaatkan logistik Pemilu tahun sebelumnya, sehingga tidak perlu menambah untuk menghemat anggaran.
"Logistik berupa bilik dan kotak suara, masih sangat mencukupi, sehingga tidak perlu ada tambahan lagi," katanya.
: Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.