Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Jumlah akseptor keluarga berencana (KB) yang menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) di Kalimantan Selatan pada 2013 melampaui sasaran yang ditetapkan.
Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) setempat, Endang Moerniati di Banjarmasin, ibu kota Provinsi Kalsel, Kamis mengatakan, sasaran yang ditetapkan sebanyak 67.820 orang.
"Hingga akhir 2013 pencapaiannya tercatat sebanyak 69.540 orang peserta KB MKJP atau sebesar 102,54 persen," katanya.
Penggunaan MKJP sangat dianjurkan kepada masyarakat karena relatif lebih aman dibandingkan alat kontrasepsi (alkon) KB jenis lainnya dengan jangka waktu penggunaan yang lebih lama, antara lima sampai sepuluh tahun.
Karena itulah, katanya, pemerintah memprogramkan masyarakat akan lebih banyak menggunakan MKJP seperti IUD dan Implant dibandikan alkon KB lainnya.
"Diharapkan, masyarakat yang saat ini telah menjadi peserta KB aktif juga akan beralih menjadi pengguna MKJP," katanya.
Selama 2013 telah dilakukan berbagai langkah sosialisasi kepada masyarakat, khususnya pasangan usia subur agar menggunakan MKJP bagi yang belum menjadi peserta KB dan beralih ke metode tersebut bagi yang sudah menjadi peserta KB.
Ia menambahkan, dari segi kesehatan penggunaan MKJP lebih aman karena akseptor tidak memasukkan zat antibiotik ke dalam tubuh seperti pada penggunaan aalkon KB jenis pil dan suntik.
"Penggunaan alkon KB pil dan suntik berpotensi menimbulkan efek samping serta penggunanya bisa lalai atau lupa sehingga rentan terjadi kehamilan," tambahnya.
Secara keseluruhan, capaian peserta KB aktif di Kalimantan Selatan pada 2013 berjumlah 641.112 orang dari target sebanyak 529.530 orang atau sebesar 121,06 persen.
Mengacu pada hasil pencapaian peserta KB MKJP pada 2013, BKKBN Perwakilan Kalsel optimis 2014 ini hasilnya akan lebih bagus lagi.
: Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.