Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - DPRD Kalimantan Selatan dalam hal ini Komisi I bidang hukum dan pemerintahan pada kesempatan kunjungan kerja ke luar daerah, menemui Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) di Jakarta, untuk membicarakan penyiaran Pemilu 2014.
"Dalam kunjungan kerja kali ini yang dijadwalkan 11 - 13 Februari 214, kami menemui KPI, untuk membicarakan berbagai hal terkait penyiaran, terutama berkaitan Pemilu," ujar Ketua Komisi I DPRD Kalsel Achmad Bisung, sebelum ke Jakarta, Selasa.
"Terkait penyiaran Pemilu 2014, kita minta KPI bersama seluruh jajarannya, baik tingkat pusat maupun daerah agar lebih meningkatkan peran serta pengawasan terhadap media penyiaran," lanjut anggota DPRD Kalsel dua periode dari Partai Demokrat itu.
Begitu pula penindakan sebagai tindaklanjut pengawasan, politisi senior Partai Demokrat itu mengharapkan KPI bersikap tegas dan adil, sesuai prosedur dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Sebab menurut dia, tidak menutup kemungkinan nanti ada konten penyiaran, baik dari partai politik (parpol) maupun calon anggota legislatif (caleg) melalui media penyiaran, yang terlarang atau bukan untuk publik.
Hal lain misalnya, dorasi penyiaran atau lama tayang yang tak seimbang, sehingga terkesan memonopoli dan kurang memberi kesempatan pihak lainnya, lanjut Ketua I DPRD Kalsel yang juga membidangi media massa tersebut.
"Bila semua pihak mematuhi segala atur, insya Allah tidak akan menimbulkan masalah pelaksanaan penyiaran yang berkaitan Pemilu, yang notabene tergolong rawan jika ada yang menyalahi aturan," demikian Ach Bisung.
Bersamaan Kunker Komisi I tersebut, komisi-komisi lain di DPRD Kalsel itu, juga melakukan kegiatan serupa dengan tujuan dan sasaran yang berbeda, sesuai tugas dan fungsi masing-masing.
Seperti Komisi II bidang ekonomi dan keuangan DPRD Kalsel ke Kementerian Riset dan Teknologi, serta Komisi III bidang pembangunan dan infrastruktur menjadwalkan kunker ke Daerah Istimewa Yogyakarta, untuk studi banding.
 Kemudian Komisi IV bidang kesra DPRD Kalsel, sesuai pembidangannya melakukan studi banding ke Balai Laboraturium Kesehatan milik pemerintah Daerah Khusus Istimewa (DKI) Jakarta di Rawasari, Jalan Pramuka. Â
: Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.