Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Unit Reserse Kriminal Polsekta Banjarmasin Barat menangkap seorang wakar atau penjaga malam yang kedapatan menyimpan narkotika jenis sabu-sabu saat melaksanakan razia penyakit masyarakat (Pekat).
Kepala Kepolisian Sektor Banjarmasin Barat, AKP Uskiansah di Banjarmasin, Selasa mengatakan, pelaku penyimpan sabu-sabu tertangkap pada Rabu (5/2) malam sekitar pukul 21.00 wita.
Pelaku ditangkap saat sedang turun dari sepeda motornya, karena polisi melakukan razia pekat di kawasan jalan Belitung Ujung tepatnya di depan pangkalan Sinar Alam Duta Perdana, kebetulah pelaku wakar di kawasan tersebut.
Saat pelaku turun, polisi melakukan pemeriksaan dan di tubuhnya ditemukan enam paket sabu-sabu seberta 1,5 gram, langsung saja pelaku ditangkap dan diamankan.
Untuk pelaku sendiri diketahui bernama Rizaluddin alias Rizal warga Banjarmasin, pekerjaan sehari-hari sebagai wakar atau penjaga malam, dan mengaku mendapat barang haram tersebut dari temannya bernama Zulkifli warga Pengambangan Banjarmasin Timur.
Mendengar hal tersebut polisi langsung mengembangkan kasus tersebut, saat melakukan penggeledahan di rumah Zulkifli yang bersangkutan sudah melarikan diri, namun polisi menemukan dua paket sabu-sabu di sepeda motor Vario diduga milik Zulkifli.
Untuk Zulkifli, saat ini ditetapkan dan masuk dalam daftar pencarian orang, sedang istrinya juga turut dibawa ke Polsekta Banjarmasin Barat guna menjalani pemeriksaan untuk dimintai keterangan.
"Hasil pemeriksaan Rizal dijerat dengan pasal 114 sub 112 ayat 1 UU No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dan diancam hukuman minimal lima tahun dan denda hingga miliaran rupiah," terangnya.
Sementara Rizal mengatakan, sabu-sabu itu akan dijual kembali, dan sudah tiga bulan membeli dari Zulkifli, biasanya dia jual kepada orang-orang kapal yang sedang tambat di sungai Barito.
 "Keuntungan yang saya dapat dari Rp 50.000 hingga Rp 100.000 dan itu buat tambahan dari gaji saya sebagai wakar hanya Rp 1.200.000 yang tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan ekonomi sehari-hari," ucap pria yang memiliki anak satu itu.  Â
: Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.