Oleh Yose Rizal

Banjarbaru,  (Antaranews.Kalsel) - Sebanyak 2.803 siswa sekolah menengah atas dan sederajat Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, mengikuti pra (try out) ujian nasional tahun pelajaran 2013/2014 yang dilaksanakan dinas pendidikan provinsi setempat.

"Pelaksanaan try out ditangani oleh Dinas Pendidikan Kalsel dengan jumlah peserta tingkat SMA dan sederajat sebanyak 2.803 orang," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru, Ahmadi Arsyad di Banjarbaru, Senin.

Ahmadi didampingi Kepala Bidang Pendidikan Menengah F Syar`ie Said mengatakan, peserta try out UN terdiri dari siswa SMA 998 orang, Madrasyah Aliyah (MA) 439 orang dan Sekolah Menengah Kejuruan 1.365 orang.

Pelaksanaan try out bagi siswa kelas XII itu selama tiga hari sejak Selasa (4/2) hingga Kamis (6/2) dan siswa kelas di bawahnya yakni kelas X dan XI diliburkan selama ujicoba ujian berlangsung.

"Ada 28 sekolah penyelenggara try out meliputi delapan sekolah negeri dan 20 sekolah swasta dengan jumlah ruang sebanyak 168 ruang dan setiap ruang diisi 20 peserta," ucap F Syar`ie.

Ia menyebutkan, mata pelajaran UN SMA dan MA adalah Bahasa Indonesia, Matematika serta Bahasa Inggris dan program IPA ditambah Biologi, Fisika dan Kimia, sedangkan program IPS ditambah sosiologi, geografi, ekonomi.

Sementara, mata pelajaran bagi siswa sekolah menengah kejuruan hanya tiga yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Matematika.

Menurut dia, tujuan try out yang pertama kali dilakukan pada tahun ajaran 2013/2014 adalah menyiapkan peserta didik tingkat akhir jenjang SMA dan sederajat menghadapi UN yang dijadwalkan April 2014.

Dia menjelaskan, mengingat pelaksana try out adalah Dinas Pendidikan Kalsel sehingga materi soal yang diujikan disiapkan panitia Kalsel mengacu pada Permendikbud dan Prosedur Operasi Standar penyelenggaraan UN.

"Soal disiapkan panitia Disdik Kalsel dan diharapkan materinya berisi kisi-kisi soal UN sehingga peserta ujian bisa menjawabnya, sekaligus mengasah kemampuan sebelum mengikuti ujian sebenarnya," ujarnya.

Pihaknya menargetkan kelulusan peserta try out mencapai 100 persen sehingga bisa menjadi gambaran kelulusan peserta UN tingkat SMA dan sederajat pada ujian sesungguhnya.

Hasil try out menjadi bahan evaluasi untuk mengetahui kelemahan siswa sehingga bisa lebih ditingkatkan agar mampu mencapai hasil maksimal pada UN April mendatang.

"Hasil try out akan menjadi bahan evaluasi sehingga jika hasilnya kurang memuaskan dan diketahui dimana kelemahan siswa dalam menjawab soal ujian, maka di bidang itu bisa lebih ditingkatkan," katanya.



Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026