Oleh Gunawan Wibisono

Banjarmasin, (Antaranews.Kalsel) - Satuan Lalu Lintas Polres Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, mengamankan belasan kendaran bermotor (ranmor) yang dipersiapkan untuk ajang balapan liar di kawasan tersebut.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Tanah Bumbu, Iptu Denny Catur saat dihubungi, Senin mengatakan, pihaknya sudah lama mendapat informasi adanya balapan liar.

Namun, harus mengatur strategi agar semua bisa terjaring saat polisi melakukan penangkapan terhadap para pelaku balapan liar berserta kendaraan yang mereka pergunakan.

Razia tersebut dilakukan pada Minggu (29/12) sore, sekitar pukul 17.00 wita, polisi mendapat laporan maraknya balapan liar di kawasan jalan Gunung Tinggi Kabupaten Tanah Bumbu, mendapat informasi tersebut, Polantas langsung mengatur strategi.

Dengan menggunakan mobil pribadi, beberapa polisi lalu lintas langsung menuju kawasan tersebut, ternyata memang benar adanya, saat di lokasi balapan liar tersebut mobil langsung berhenti dan polisi langsung berhamburan keluar mobil.

Alhasil, sekitar 13 kendaraan pretelan yang tidak memenuhi aturan berlalu lintas dan digunakan untuk balapan liar berhasil diamankan beserta sebagian para pengendaranya, sedangkan yang lain sempat melarikan diri.

" Dalam razia itu kita gunakan sistem gerebek dan hunting, karena agar tidak diketahui dan tidak diduga oleh para pelaku balapan liar itu, beberapa dari mereka tak sempat melarikan diri dan berhasil kita amankan," terangnya kepada Antara.

Denny terus mengatakan, bagi sepeda motor yang berhasil diamankan langsung dibawa ke kantor Satuan Lalu Lintas Polres Tanah Bumbu, dan pemiliknya atau pengendaranya diberikan surat tilang.

Polisi melakukan razia ini, karena banyaknya keluhan masyarakat dan pengguna jalan, yang resah dengan maraknya aksi balapan liar di kawasan Gunung Tinggi tersebut.

Bukan itu saja, aksi balapan liar itu sangat berbahaya selain membahayakan bagi mereka sendiri juga membahayakan bagi pengguna jalan lainnya, malah bisa menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

"Untuk itu meminta kepada masyarakat guna memberikan informasi kepada polisi, apabila ada aksi balapan liar, atas informasi tersebut maka langsung kita tindak lanjuti dan apabila kedapatan kita tindak tegas," ucap pria lulusan Akpol angkatan 2009 itu.



Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026