Oleh Syamsuddin Hasan

Banjarmasin,  (Antaranews.Kalsel) - DPRD Kalimantan Selatan dalam rapat paripurna yang dipimpin ketuanya Kolonel Inf (Purn) Nasib Alamsyah di Banjarmasin, Senin, menyetujui RAPBD provinsi setempat tahun 2014 menjadi APBD.

Sebelum pengambilan keputusan persetujuan APBD 2014, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kalsel menyapaikan beberapa catatan, antaranya agar pemerintah provinsi (Pemprov) setempat terus meningkatkan APBD-APBD tahun berikut.

Menurut Banggar DPRD Kalsel, postur APBD 2014 provinsi yang terdiri 13 kabupaten/kota tersebut sudah cukup bangus, dan harus ditingkatkan lagi pada tahun-tahun anggaran mendatang.

"Apalagi seperti APBD Kalsel 2014 menunjukan keberpihakan pemerintah daerah kepada masyarakat," tandas Banggar DPRD setempat melalui juru bicaranya H Husaini Aliman.

Begitu pula sinergitas antara eksekutif dan legislatif selama ini, menurut Banggar DPRD Kalsel, terbangun dengan baik, tinggal bagaimana ke depan meningkatkannya sebagai upaya bersaya dalam memajukan pembangunan daerah.

Struktur RAPBD Kalsel 2014 terdiri pendapatan daerah Rp4.701.326.013.000,- atau mengalami peningkatan 7,59 persen dibandingkan target pendapatan daerah pada APBD Murni tahun 2013.

Kemudian tahun anggaran 2014 direncanakan belanja daerah Rp5 triliun lebih terdiri belanja langsung Rp2.750.360.917.310 atau sebesar 52,23 persen dati total APBD.

Sedangkan untuk belanja tidak langsung Rp2.515.965.095.690 atau sebesar 47,77 persen dari total APBD 2014.

Selain menyampaikan terima kasih atas persetujuan DPRD Kalsel terhadap APBD 2014, Wakil Gubernur Kalsel H Rudy Resnawan dalam sambutannya, juga menyatakan, akan memperhatikan segara saran dan masukan.

"Karena saran dan masukan tersebut sangat berharga dalam penentuan kebijakan serta pelaksanaan berbagai program dan kegiatan selanjutnya," tandas orang nomor dua di jajaran pemerintah provinsi (Pemprov) itu.

Pada paripurna yang juga hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kalsel itu, penetapan program tahunan DPRD tingkat provinsi tersebut untuk tahun anggaran 2014.



Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026