Oleh Herlina L

Tanjung, Kalsel, (Antaranews Kalsel) - Dinas Tanaman Pangan, Peternakan dan Perikanan Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel) memperkirakan produksi ikan budidaya daerah itu selama tahun 2013 mencapai 4.427 ton, naik dibanding 2012 yang hanya 1.379 ton.  


  Kepala Dinas Tanaman Pangan, Peternakan dan Perikanan (Distanakkan) Tabalong, Johan Effendi di Tanjung, Rabu, menyebutkan produksi terbanyak berasal dari ikan keramba yang mencapai 2.331 ton sedangkan kolam dan mina padi masing-masing 2.077 ton dan 18,4 ton.

"Tahun ini total produksi ikan budidaya mencapai 4.427 ton dengan produksi terbanyak dari budidaya ikan keramba yang mencapai 2.331 ton," jelas Johan. 

Sementara menurut jenisnya, produksi ikan nila lebih banyak yaitu 3.416 ton, ikan mas 148,16 ton, ikan patin 110,5 ton dan lele 144,2 ton.

Terkait upaya peningkatan produksi ikan budidaya, Distanakkan Tabalong terus melakukan program perluasan lahan perikanan baik kolam, keramba maupun mina padi. 

Realisasi perluasan lahan budidaya perikanan untuk kolam seluas 64,7 hektare atau 51,8 persen dari target 125 hektare, keramba 1,9 hektare (79,5 persen dari target 2,4 hektare) dan mina padi 3,7 hektare (5,3 persen dari target 70 hektare).

"Selain melakukan perluasan lahan perikanan, kami juga memberikan bantuan benih dan pakan bagi pembudidaya ikan termasuk bantuan modal," tambah mantan Sekretaris Dinas Pertambangan Tabalong itu.

Terkait peningkatan produksi perikanan yang ditargetkan tujuh persen per tahun, Distanakkan Tabalong juga melaksanakan penambahan budidaya ikan melalui kolam terpal sebanyak 100 unit dan jala apung di sejumlah kecamatan.

Untuk bantuan benih dan pakan diberikan kepada 100 pembudidaya ikan masing-masing berupa 1.500 benih dan 150 kg pakan.

Termasuk memfasilitasi 100 pembudidaya ikan untuk bisa mendapatkan modal usaha melalui perbankan dengan membentuk forum permodalan sebagai upaya pengembangan kelembagaan.    


: Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026