Oleh Ulul Maskuriah

Barabai, Kalsel, (Antaranews Kalsel) - Produksi sektor perikanan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, hingga kini masih didominasi oleh tangkapan di perairan bebas baik itu sungai maupun rawa.


Bupati Hulu Sungai Tengah Harun Nurasid di Barabai, Selasa, mengungkapkan, karena produksi ikan masih mengandalkan sungai dan rawa, sehingga sektor tersebut belum memberikan dampak kesejahteraan masyarakat secara maksimal.

"Kita akan terus mendorong peningkatan produksi perikanan melalui sektor budidaya," katanya.

Setelah masyarakat diberikan wawasan dan pelatihan, tambah dia, kini tren perikanan budidaya terus meningkat, karena petani nelayan telah membuktikan nilai ekonomis sektor tersebut juga cukup tinggi.

"Kini budidaya ikan air tawar semakin naik," katanya.

Guna menunjang produksi ikan di HST, maka pada tahun 2013 Pemkab HST memberikan bantuan untuk percontohan kolam terpal sebanyak 110 unit beserta bibit ikan dan pakan ikan.

Selain itu juga diberikan bantuan untuk percontohan jaring apung atau keramba sebanyak 248 unit beserta bibit ikan.

Sementara itu, memajukan sektor peternakan, pada 2013 pemkab HST menyalurkan bantuan sebanyak 30 paket untuk sejumlah kelompok peternak.

Adapun bantuan yang diberikan berupa ternak itik masing-masing 100 ekor untuk setiap kepala keluarga, pakan dan obat-obatan, serta bahan kandang. Selain itu juga diberikan bantuan berupa kandang ayam untuk kelompok binaan penangkaran.

Subsektor peternakan dari tahun ke tahun di kabupaten HST mengalami peningkatan produksi. Tingginya permintaan masyarakat akan daging baik sapi maupun unggas (ayam kampung, ayam ras dan itik) mendorong peternak untuk meningkatkan produksinya.

Tetapi, kata Harun, seiring dengan naiknya harga pakan menyebabkan berkurangnya nilai tambah yang dihasilkan untuk itu pemerintah meningkatkan pembinaan kepada para peternak, sehingga kesejahteraan para peternak akan terus meningkat.

  "Kita dorong para peternak agar dapat memanfaatkan fisilitas kredit ketahanan pangan berbunga ringan sebesar 4 persen, dan kita telah bekerja sama dengan BRI Barabai," katanya.   


Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026