pemilih ganda sehingga jumlah daftar pemilih tetap daerah ini kembali berkurang dari sebelumnya 161.733 menjadi 161.457 pemilih.
Ketua KPU Hulu Sungai Utara Akhmad Syarwani di Amuntai, Kamis mengungkapkan, daftar pemilih tetap Pemilu Legislatif 2014 di daerah ini kembali dilakukan perubahan untuk yang ketiga kalinya akibat adanya informasi yang diterima KPU setempat dari KPU Pusat terkait temuan data penduduk ganda.
Surat KPU nomor 716/KPU/X/2013 telah diterima KPU Hulu Sungai Utara 24 Oktober 2013 kemudian ditindaklanjuti pihak KPU dengan melakukan penyisiran data penduduk tersebut ke masing-masing alamat tempat tinggal.
"Kami temukan sebanyak 276 data penduduk ganda sehingga jumlah DPT HSU kembali mengalami pengurangan," kata Akhmad Syarwani.
Karena adanya temuan data ganda ini, jumlah DPT yang semula sebanyak 161.733 kembali berkurang menjadi 161.457 pemilih.
Syarwani memaparkan, adanya data ganda penduduk HSU ini diantaranya disebabkan karena perpindahan penduduk, seperti pelajar atau mahasiswa HSU yang studi di daerah lain.
Para mahasiswa tersebut, ketika selesai kuliah dan kembali ke kampung halamannyadi Kabupaten HSU yang bersangkutan tidak melapor dan masih terdaftar sebagai penduduk di daerah bersangkutan.
"Termasuk perpindahan penduduk untuk keperluan tertentu seperti misalnya mencari kerja, sehingga munculah data penduduk ganda ini," katanya.
Dengan adanya data penduduk ganda ini, katanya maka KPU HSU hanya memasukan ke dalam DPT pemilih yang berdomisili di HSU sedang penduduk yang berdomisili di luar daerah dibatalkan dan masuk DPT daerah lain.
Ketua KPU berharap penetapan DPT yang ketiga kali ini lebih konkret dan valid karena akan menjadi acuan DPT yang akan di bawa pada rapat pleno di tingkat propinsi dan nasional.
Meski mengalami perubahan DPT akibat data ganda, namun secara nasional, kata Syarwani validitas DPT HSU sudah cukup baik di mata KPU Pusat.
Sementara itu Kepala Divisi Hukum dan Sosialisasi KPU Husnul Fajri menegaskan KPU dalam penghitungan DPT sudah melakukan estimasi hingga pelaksanaan pemungutan suara 9 April 2014,
"Jadi penduduk yang diperkirakan pada hari penyoblosan genap berusia 17 tahun sudah kita masukan kedalam DPT mulai dari sekarang," katanya.
Namun, karena faktor manusia tidak dipungkiri masih ada penduduk yang usianya terestimasi 17 yang lalai terdata oleh petugasnamun Husnul memperkirakan presentasenya hanya sekitar 0,9 persen.
"Meski jumlahnya kecil kita berharap penduduk bisa melapor agar kita masukan pada DPT perubahan berikutnya" tandasnya
Karena data kependudukan terus bergerak dinamis, KPU berharap kepada seluruh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk tetap memfasilitasi apabila masih ada masukan dari masyarakat yang masih belum masuk DPT.
Husnul menegaskan, KPU berkeinginan agar seluruh penduduk yang memiliki hak suara jangan sampai tercecer dan kehilangan kesempatan memilih padaPemilu Lelislatif yang di helat 9 April 2014.
Berdasarkan DPT terbaru yang ditetapkan melalui rapat pleno Jum`at (1/11) dari 10 kecamatan, 219 desa dan 697 TPS jumlah pemilih total sebanyak 161.457 yang terdiri dari 78.763 pemilih laki-laki dan 82.694 pemilih perempuan.
Rinciannya, Kecamatan Danau Panggang 15.345 pemilih, Babirik (14.125), Sungai Pandan (19.399), Amuntai Selatan (20.299), Amuntai Tengah (37.516), Amuntai Utara (15.385), Banjang (12.086), Haur Gading (11.085), Paminggir (5.555), dan Sungai Tabukan 10.653 pemilih.
Pewarta: Eddy Abdillah: Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.