Kotabaru, (Antaranews Kalsel) - Kalangan DPRD Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, meminta Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat untuk meningkatkan kualitas air bersih untuk didistribusikan kepada pelangganya.
"Peningkatan kualitas air bersih bisa melalui mengganti pipa distribusi," kata Ketua Komisi III DPRD Kotabaru, H Rusli Erfa, di Kotabaru, Rabu.
Seiring dengan perkembangan zaman dan tuntutan masyarakat, Perusahaan Daerah Air Minum Daerah (PDAM), sudah sepatutnya melakukan revitalisasi di semua bidang, mulai dari kualitas air bersih, peningkatan sumber daya manusia, infrastruktur hingga pelayanan.
Agar bisa memberikan pelayanan kepada publik dengan maksimal, PDAM perlu melakukan terobosan baru, atau mencari sumber pendanaan untuk mendukung program perusahaan dalam meningkatkan kualitas air bersih dan pelayanan.
Sebelumnya, Direktur PDAM Kotabaru Zulkifli AR, mengaku, telah menerima alokasi dana dari Pemprov Kalsel sebesar Rp8,1 miliar untuk memperbaiki jaringan distribusi dan kualitas air.
Dana tersebut dipergunakan untuk membangun Water Treatment Plant (WTP) kapasitas 20 liter per detik untuk Waduk Gunung Ulin.
Serta mengganti pipa distribusi di daerah perkotaan, seperti semayap, Hilir dan beberapa daerah permukiman lainnya.
Selain melaksanakan program APBD ataupun APBN 2013, PDAM Kotabaru juga melaksanakan program APBD perubahan 2012. Seperti pembangunan Water Treatment Plant (WTP) di Gunung Sari, kapasitas 40 liter per detik.
 "Sumber air di Gunung Sari merupakan satu-satunya sumber air yang belum menggunakan pengelolaan air dengan sistem WTP," jelasnya. Â
: Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.