"Perbaikan jalan-jalan yang mengalami kerusakan menjadi program prioritas yang dituntaskan pada 2011," ujar Pelaksana Harian Kepala DPU dan Perumahan Kota Banjarbaru Kusmun, Rabu.
Ia mengatakan, pihaknya sudah menginventarisir sejumlah ruas jalan khususnya jalan perkotaan yang rusak dan segera diperbaiki sesuai program prioritas yang telah direncanakan.
Disebutkan, salah satu ruas jalan perkotaan yang segera diperbaiki adalah sepanjang Jalan Karang Anyar Kelurahan Loktabat Utara yang mengalami kerusakan cukup parah di beberapa titik.
Ruas jalan yang panjangnya mencapai 2 kilometer lebih mulai titik depan SMPN 9 Banjarbaru hingga titik pertigaan Jalan Taruna Praja itu mengalami kerusakan berupa pengelupasan aspal sejak akhir 2010.
Sedikitnya ada tiga titik yang mengalami kerusakan cukup parah yakni di depan SMPN 9, depan komplek perumahan Balittra dan depan komplek perumahan Karang Anyar. (yos/B)
Menurut Kusmun, perbaikan pada titik yang mengalami kerusakan itu dilakukan seiring kegiatan pengaspalan sepanjang ruas jalan yang sudah direncanakan pelaksanaannya pada 2011.
"Program pengaspalan ruas jalan itu sudah masuk dalam anggaran 2011 sehingga tinggal menunggu pelaksanaan dan kami minta masyarakat yang melintasinya bersabar atas kondisi tersebut," ujarnya.
Kerusakan jalan di kawasan itu, tentu saja dikeluhkan pengguna jalan baik pengemudi roda empat maupun pengendara roda dua karena mereka harus ekstra hati-hati saat melintasi titik ruas jalan yang rusak.
"Lubangnya cukup besar dan lokasinya tidak kelihatan usai hujan karena terendam air sehingga saya harus hati-hati saat melintas agar tidak jatuh ke lubang," ujar Rendy, satu warga setempat.
Warga lainnya berharap, kerusakan jalan itu segera diperbaiki sementara dengan menutupnya menggunakan tanah atau batu-batuan sehingga nyaman dan aman saat dilintasi kendaraan.
"Harapan kami, kerusakan jalan diperbaiki sementara sehingga pengendara nyaman dan aman saat melintas sambil menunggu kegiatan pengaspalan keseluruhan yang sudah direncanakan," ujar warga bernama Arif./rzl
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.