Oleh Yose Rizal

Banjarbaru, (Antaranews Kalsel) - Persediaan sapi kurban yang akan dipotong pada perayaan Idul Adha 1434 Hijriah di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, dinilai mencukupi sesuai kebutuhan masyarakat setempat.


"Persediaan sapi kurban mencukupi sehingga tidak perlu khawatir karena kekurangan hewan kurban," ujar Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Banjarbaru Muhammad Rustam, di Banjarbaru, Selasa.

Ia mengatakan, jumlah sapi kurban yang sudah ada dikandang-kandang pedagang sapi mencapai 3.000 hingga 3.500 ekor sehingga sapi sebanyak itu diperkirakan mampu memenuhi sapi kurban yang dibutuhkan masyarakat.

Disebutkan, ribuan ekor sapi itu tersebar pada sejumlah kandang milik pedagang yang siap dijual ke pasar maupun memenuhi kebutuhan hewan kurban pada peringatan hari besar umat muslim, Idul Adha yang tinggal beberapa hari lagi.

"Pedagang sapi sudah menyiapkan hewan kurban itu di kandang miliknya dan seluruhnya tersebar di beberapa titik seperti di Kecamatan Landasan Ulin, Cempaka, dan Kelurahan Loktabat Utara," ujarnya.

Dijelaskan, hewan kurban yang kebanyakan berasal dari Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Jawa Timur itu sudah didatangkan sekitar dua bulan lalu dan menjalani penggemukan di kandang pedagang.

"Proses penggemukan dilakukan pedagang agar harga jual sebelum Idul Adha tinggi sehingga mereka bisa dapat untung disamping kesehatan hewan yang terjamin," ungkapnya.

Dikatakan, harga jual sapi kurban tahun ini lebih tinggi dibanding tahun lalu yakni mencapai Rp10 juta per ekor bagi sapi ukuran kecil dengan berat bersih daging mencapai 60 kilogram.

Sementara, harga sapi dengan ukuran dan berat lebih besar mencapai Rp12 juta per ekor apalagi sapi impor yang beratnya lebih besar harganya diatas Rp20 juta per ekor.

  "Tingginya harga sapi karena banyaknya permintaan menjelang Idul Adha dan sesuai hukum pasar, jika permintaan banyak maka harga jual semakin tinggi," katanya.   


Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026