Banjarmasin, (Antaranews.Kalsel) - Rumah Sakit Gigi dan Mulut Kalimantan Selatan memberikan layanan pengobatan serta perawatan gigi dan mulut gratis selama dua tahun berturut-turut.
Program pengobatan gigi gratis tersebut menandai peresmian operasional rumah sakit gigi dan mulut Kalimantan Selatan oleh Gubernur Rudy Ariffin, Senin.
Rumah Sakit Gigi dan Mulut atau RSGM yang dibangun dengan megah berdampingan dengan Rumah Sakit Ulin Banjarmasin, diberi nama RSGM Gusti Hasan Aman sebagai penghargaan terhadap mantan Gubernur Kalsel yang menjabat pada 1995 hingga 2000.
Gubernur Kalsel Rudy Ariffin mengungkapkan, pembangunan RSGM ini dilatarbelakangi karena hingga kini Kalsel masih kekurangan dokter gigi, terutama untuk daerah.
Hal tersebut sebagaimana data, rasio dokter gigi dengan penduduk yaitu 5 dokter gigi untuk 100 ribu penduduk, idealnya, adalah 11 dokter untuk 100 ribu penduduk.
"Memenuhi kebutuhan dokter gigi tersebut dibuka program studi kedokteran gigi (PSKG) yang merupakan salah satu program pendidikan kedoteran," katanya.
Sementara itu, data riset kesehatan dasar (Riskesdes) 2007 menunjukkan proporsi penduduk bermasalah gigi dan mulut Kalimantan Selatan sebanyak 29,2 persen dengan rata-rata kerusakan gigi 6,83 buah per orang, atau di atas rata-rata nasional yang hanya 4,85 gigi per orang.
Data kerusakan gigi Kalsel tersebut, juga tertinggi untuk rata-rata regional Kalimantan, bahkan paling tinggi dibandingkan regional lainnya.
"Saya harapkan dengan terbangunnya RSGM tersebut,persoalan gigi dan mulut di Kalsel akan terus membaik," katanya.
Rektor Fakultas Kedokteran Provinsi Kalsel Prof Ruslan Muhyi, Sp.A(K) mengungkapkan, RSGM bakal memberikan pengobatan gigi dan mulut gratis selama dua tahun berturut-turut.
Bahkan, kata dia, pihaknya akan melakukan program antar jemput kepada pelajar SD hingga SMA yang akan melakukan pengobatan maupun perawatan gigi secara kolektif dari sekolah masing-masing.
Hal tersebut, tambah dia, sebagai salah satu upaya pemerintah untuk mewujudkan program penurunan masalah penyakit gigi dan mulut di Kalsel yang cukup tinggi di Kalsel.
Anggota DPD RI Kalsel Gusti Farid Hasan Aman yang merupakan putra mantan Gubernur Hasan Aman berharap, pengobatan gratis RSGM tersebut seharusnya tidak terbatas waktu hanya dua tahun.
"Seharusnya pelayanan pengobatan gratis terhadap masyarakat tidak hanya dua tahun, tetapi selamanya, seperti program pendidikan gratis, karena itu hak masyarakat untuk dijamin kesehatan dan pendidikannya," katanya.
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.