Oleh Ulul Maskuriah

Barabai, (Antaranews.Kalsel) - Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, terus berupaya mengantisipasi peredaran narkotika psikotropika dan bahan adiktif atau narkoba di kalangan remaja antara lain dengan mendukung dan menghidupkan kembali kegiatan Pramuka.

Sekda Kabupaten Hulu Sungai Tengah IBG Dharma Putra di Barabai, Senin, mengungkapkan, generasi muda harus diberi ruang dan kesempatan yang luas mengikuti kegiatan-kegiatan yang positif agar mereka bisa dijauhkan dari pengaruh negatif peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

Menurut dia, salah satu upaya dengan kegiatan Praja Muda Karana (Pramuka) generasi muda bisa mengembangkan diri, menggali bakat dan potensi serta keterampilan yang berguna bagi masa depan mereka.

"Selain wadah menempa diri, melalui kegiatan pramuka kita bisa menghindarkan para remaja dari pengaruh narkoba" katanya.

Hal tersebut disampaikan Sekda yang juga Ketua Kwartir Cabang Pramuka Hulu Sungai Tengah (HST) apel besar hari Pramuka ke 52 tahun 2013, yang berlangsung di Lapangan Dwiwarna Barabai.

Apel Besar yang dihadiri oleh pimpinan Kwarda, Kwarcab se Banua enam, kwaran dan gugus depan se HST ini berlangsung lancar dan khidmat.

Sekda menegaskan komitmen gerakan pramuka sangat tinggi terhadap pembentukan karakter bangsa yang lebih baik, selain itu peranan pramuka sebagai lembaga pendidikan non formal tujuan utamanya adalah untuk membentuk kaum muda berkarakter,menanamkan semangat kebangsaan dan meningkatkan keterampilan.

"Pendidikan kepramukaan sebagai salah satu pilar pendidikan kaum muda Indonesia, dituntut dapat lebih dalam berkontribusi secara nyata dalam hidup dan kehidupan berbangsa dan bernegara," kata Dharma.

Selain itu, sebagai anggota Pramuka kita harus "Tegar" yaitu terampil, empati, giat, amanah dan rela.

Sebagai anggota pramuka, tambah Dharma, perlu memiliki ketrampilan dalam bidangnya masing-masing, sedangkan empati, pramuka mampu untuk merasakan keadaan emosional orang lain, merasa simpatik dan mencoba menyelesaikan masalah.

Selanjutnya, Giat, yaitu anggota pramuka adalah orang yang giat daam berusaha tanpa mengenal lelah dan menyerah, seorang pramuka juga harus memiliki sifat amanah serta rela membantu sesame tanpa pamrih.

Lebih lanjut, ia mengharapkan kepada seluruh anggota pramuka agar memiliki wawasan integrative yaitu generasi yang memiliki kemampuan akademik mumpuni, keterampilan andal, dan memiliki sikap yang baik serta mampu bersaing dan memperebutkan setiap peluang dalam dunia kerja.

"Dengan begitu, generasi muda di HST akan lebih maju dan berkualitas karena memiliki wawasan integratif," harapnya.

Apel besar gerakan pramuka tersebut juga dilaksanakan pembentukkan dan pengukuhan Dewan Kehormatan Gerakan Pramuka Kwarcab HST masa Bakti 2013-2018, dimana mantan wakil Bupati HST periode 2005-2010 Drs H Iriansyah MM sebagai ketuanya.

Pada kesempatan tersebut, Sekda juga membuka perkemahan Pramuka yang merupakan salah satu media pertemuan untuk Pramuka yang memberikan pengalaman adanya saling ketergantungan antara unsur-unsur alam.

Selain itu, perkemahan juga sebagai upaya melestarikan serta menjaga lingkungan dan mengembangkan sikap bertanggung jawab akan masa depan dengan menghormati keseimbangan alam.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 16 Gugus Depan (Gudep) di tujuh kwartir Ranting dengan jumlah peserta sebanyak 385 orang yang terdiri dari 190 putra dan 195 putri, serta 40 orang Bina damping.


Editor : Abdul Hakim Muhiddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026