Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menambah penyertaan modal sebesar Rp75 miliar kepada PT Bank Kalsel, yang dulu dikenal dengan nama Bank Pembangunan Daerah dan berstatus perusahaan daerah.
Penambahan penyertaan modal tersebut untuk lebih memudahkan Bank Kalsel bersaing dengan bank-bank lain, terutama bank swasta, ujar gubernur setempat H Rudy Ariffin pada rapat paripurna DPRD tingkat provinsi itu, Kamis.
Namun realisasi penambahan pernyataan modal tersebut secara bertahap, yaitu sebesar Rp50 miliar penyediaan dananya melalui APBD Perubahan 2013, ungkapnya dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kalsel Nasib Alamsyah.
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.