Fresnillo, sebuah perusahaan pertambangan logam mulia berbasis di Meksiko, mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya jatuh 3,75 persen.
Diikuti oleh saham Evraz, perusahaan pembuat dan pertambangan baja multinasional terintegrasi secara vertikal, yang merosot 3,28 persen, serta Reckitt Benckiser Group, sebuah perusahaan barang konsumen multinasional Inggris, turun 2,51 persen.
Baca juga: Indeks FTSE-100 Inggris turun 0,46 persen
Sementara itu, Land Securities Group, sebuah perusahaan pengembang properti komersial dan investasi, melonjak 6,08 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan.
Disusul oleh saham perusahaan pengembangan dan investasi properti terbesar di Inggris, British Land, serta perusahaan penjualan otomotif baru dan bekas Auto Trader Group, yang masing-masing terangkat 5,45 persen dan 5,32 persen.
Baca juga: Indeks FTSE-100 Inggris naik 0,59 persen
Pewarta: Apep SuhendarEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.